Motif Galih Ginanjar Sebut 'Bau Ikan Asin' buat Permalukan Fairuz A Rafiq

PERISTIWA | 8 Juli 2019 15:48 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya telah memeriksa Galih Ginanjar terkait kasus 'bau ikan asin'. Dalam pemeriksaan, Galih mengatakan ucapan itu bertujuan mempermalukan mantan istrinya, Fairuz A Rafiq.

"Dari keterangan saudara Galih berkaitan dengan apa yang dia sampaikan, ya memang intinya yang bersangkutan mengakui mengatakan seperti itu (bau ikan asin). Dia motifnya ingin mempermalukan mantan istrinya. Intinya untuk mempermalukan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Senin (8/7).

Kendati demikian, penyidik masih belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. Meskipun, penyidik telah menaikan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan. "(Galih) Masih saksi ya," kata Argo.

Sebelumnya, tak terima dihina, Fairuz A Rafiq mempolisikan mantan suaminya Galih Ginanzar ke Polda Metro Jaya. Dalam laporan ini, Fairuz ditemani oleh suaminya, Sonny Septian, kakaknya Ranifa A Rafiq, dan kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea. Laporan tertuang Nomor LP /3914/7/2019/PMJ/Ditreskrimsus tanggal 1 Juli 2019.

Menurut Ranifa, perkataan Galih di video 'GALIH GINANJAR CERITA MASA LALU' yang diunggah dalam akun YouTube Rey Utami dan Benua itu dinilai telah melecehkan harkat dan martabat adiknya dan perempuan Indonesia. "Kalimat-kalimat tersebut sangat melukai hati saya dan sangat mempermalukan suami dan keluarga saya," kata Fairuz dalam surat yang dibacakan Ranifa, di lokasi, Senin (1/7).

Dalam YouTube itu, Galih diduga bekerjasama dalam pemilik akun tersebut. Di mana menyebarkan kalimat-kalimat konten asusila di postingan akun YouTube tersebut.

"Yang menyebutkan bahwa organ intim bau ikan asin, organ intim berjamur, karna bau organ intim disendokin atau dikerok sampai satu sendok penuh cairan keputihan," katanya.

Selain itu pula, Galih dan Rey seakan tak merasa bersalah telah menghina ya. Bahkan, mengajak masyarakat untuk menyukai akun tersebut.

"Pemilik akun Rey Utami dan Benua dengan tertawa-tawa menyebarkan konten asusila tersebut dengan mengajak semua orang untuk subscribe dan publikasikan. Saya membuat laporan polisi ini demi menjaga harga diri saya, suami dan anak serta demi harkat dan martabat wanita di seluruh Indonesia. Karena konten asusila tersebut sangat melecehkan diri wanita-wanita di Indonesia," beber Ranifa.

Baca juga:
Kasus 'Ikan Asin' Belum Usai, Fairuz A Rafiq Bakal Datangi Komnas Perempuan
Kasus 'Bau Ikan Asin' Fairuz A Rafiq Naik ke Penyidikan
Pembelaan Galih Ginanjar Setelah Dilaporkan ke Polisi Kasus Bau Ikan Asin
Penjelasan Farhat Abbas Setelah Jadi Kuasa Hukum Pablo soal Kasus Bau Ikan Asin
Fairuz A Rafiq Unggah Foto Ini, Warganet: Gemas
Besok, Polisi Periksa Galih Ginanjar atas Kasus Ikan Asin

(mdk/did)