Motif Pelaku Viralkan Pembakaran Alquran Sakit Hati karena Asmara

Motif Pelaku Viralkan Pembakaran Alquran Sakit Hati karena Asmara
Kombes Azis Andriansyah. ©2020 Merdeka.com/Nur Fauziah
PERISTIWA | 25 Mei 2021 13:30 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan telah mengamankan terduga pelaku berinisial M terkait unggahan video pembakaran Alquran dan penghinaan terhadap sang pencipta di media sosial. Video itu kemudian viral di media sosial.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah mengatakan, akun milik F yang diduga menyebarkan ujaran kebencian itu ternyata digunakan oleh mantan kekasih dari korban.

"Akun yang digunakan di medsos tersebut bukan identitas dari yang dipasang di wallnya dari medsos tersebut. Namun, nama tersebut digunakan oleh orang lain untuk memberikan ujaran kebencian, setelah kita telusuri ternyata itu adalah digunakan oleh mantan teman laki-laki dari wanita yang namanya digunakan untuk menyebarkan kebencian tersebut," kata Azis kepada wartawan, Selasa (25/4).

Ia menjelaskan, pelaku melakukan perbuatannya itu berawal dari suatu hubungan yang cukup dekat antara keduanya.

"Dari hasil pemeriksaan ternyata ini akibat dari didahului dari hubungan dekat dulu atau hubungan intim dulu kemudian muncul ketersinggungan, akhirnya dengan maksud untuk membalas dendam atau membalas sakit hati," jelasnya.

"Maka membuat akun palsu atas nama wanita tersebut dengan melempar ujaran kebencian bersampulkan ujaran kebencian terhadap agama. Kemudian kenapa dia melakukan hal tersebut dengan menggunakan identitas agama tersebut menjadi cepat viral begitu, balas dendamnya tersampaikan kepada wanita tersebut," sambungnya.

Ia memastikan, motif pelaku melakukan perbuatannya itu dikarenakan sakit hati dengan korban. "(Motifnya) Antara asmara dan sakit hati," ujarnya.

Kini, pelaku sudah amankan oleh aparat kepolisian terkait perbuatannya tersebut. Untuk pelaku sendiri telah dikenakan UU ITE.

"Pelaku diamankan di sekitar tempat tinggalnya. Kita lakukan penahanan. Kita sebenarnya menggunakan UU ITE, karena di share, ancaman hukumannya 6 tahun, saudara M," tutupnya. (mdk/rhm)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami