Muhamad Fikri Balita Penderita Gizi Buruk di Ibu Kota Provinsi Banten

PERISTIWA » MALANG | 23 Oktober 2019 03:31 Reporter : Dwi Prasetya

Merdeka.com - Malang nasib Muhamad Fikri. Bocah berusia 5 tahun itu harus hidup dalam gendongan ibunya lantaran divonis menderita gizi buruk. Kondisinya kini kurus lemah dan kaku.

Fikri merupakan anak dari Otong Mursali (45) dan Badrah (40) yang tinggal di Jalan Kebon Jahe, RT 05 RW 14, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang. Meski hidup di tengah Kota, kondisi perekonomian keduanya sangat memprihatinkan. Mereka tinggal di rumah gubuk yang hanya berlapiskan kayu bilik berukuran 6x10 meter.

"Padahal anak saya sudah berusia 5 tahun, tetapi berat badannya tak kunjung bertambah tetap 6 kilogram. Anak saya ini belum bisa jalan, duduk dan hanya tiduran saja. saya, hanya dapat berdoa kepada Allah SWT untuk kesembuhannya," kata Otong kepada wartawan, Selasa (22/10).

Pria yang hanya bekerja sebagai kuli bangunan tersebut mengatakan, persoalan ekonomi menjadi penyebab kondisi Fikri. Dalam kondisi ekonomi pas-pasan, membuat Fikri kurang mendapat asupan gizi.

Meski sudah mendapatkan pelayanan kesehatan oleh Dinas Kesehatan, kondisi Fikri belum kian membaik hingga saat ini.

"Saya hanya bekerja kuli bangunan dan istri hanya berjualan kecil di rumah," tutup Otong.

Baca juga:
KKP Target Lombok Barat Bebas Stunting di 2024, Begini Strateginya
Potret Muram Kemiskinan di RI, Bayi Diberi Kopi karena Orang Tua Tak Bisa Beli Susu
Orang Tua Tidak Sanggup Beli Susu, Bayi di Sulbar Terpaksa Diberi Minum Kopi
Ada 188 Ribu Balita Stunting di Kabupaten Bogor
Hadiri Pelatihan Guru PAUD di Solo, Iriana Jokowi Beri Materi Soal Stunting
39 Dokter Muda dari UKI Diterjunkan ke Sumedang Sosialisasi dan Edukasi Stunting

(mdk/fik)