MUI Dukung Usulan Istigasah untuk Atasi Wabah Corona, Tetapi Dilakukan Online

MUI Dukung Usulan Istigasah untuk Atasi Wabah Corona, Tetapi Dilakukan Online
PERISTIWA | 9 April 2020 12:15 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Wacana penyelenggaraan Istigasah dan zikir nasional muncul saat Raker Kerja Komisi 8 DPR RI dengan Kementerian Agama. Usulan itu muncul saat juru bicara Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid (HNW), menilai penanggulangan wabah Covid 19 perlu menghadirkan pendekatan spiritual.

Wakil Ketua MUI, Zainut Tauhidd, mendukung diselenggarakan kegiatan Istigasah dan zikir nasional untuk memohon doa kepada Allah SWT dalam rangka menangkal pandemi wabah virus Korona atau Covid-19. Dengan catatan, dilakukan secara online demi mematuhi aturan physical distancing.

"Kami usul pelaksanaan kegiatannya secara online yang disiarkan langsung melalui televisi nasional, sehingga bisa diikuti oleh seluruh rakyat Indonesia dari kediamannya masing-masing," kata Zainut lewat siaran pers tertulis diterima, Kamis (9/4).

Zainut mengatakan, berdoa merupakan ikhtiar batin untuk memohon pertolongan Allah SWT agar bangsa Indonesia diberikan kekuatan, kesabaran dan keselamatan dalam menerima ujian, cobaan, musibah dan marabahaya termasuk wabah pandemi virus Korona.

"berdoa menjadi bagian yang sangat penting bagi kehidupan bangsa Indonesia. Jadi Istigasah akan diisi dengan bacaan-bacaan kalimat thayyibah, seperti zikir, salawat kepada nabi dan pembacaan doa," katanya.

"Kegiatan tersebut bisa dikaitkan sekaligus dengan acara targhib menyongsong bulan suci Ramadhan yang sebentar lagi tiba," jelasnya menandasi," tutup Zainut.

Sebelumnya, politikus PKS, Hidayat Nur Wahid, berharap Kementerian Agama menginisiasi kegiatan tersebut dan mengusulkan agar Istigasah dan zikir nasional dipimpin oleh Wakil Presiden RI Kyai Ma'ruf Amin yang juga sebagai Ketua Umum MUI.

Reporter: M Radityo

Sumbe: Liputan6.com (mdk/lia)

Baca juga:
MUI Tegaskan Pemakaman Jenazah Covid-19 Sesuai Prosedur Medis, Warga Jangan Menolak
MUI Jateng Sebut Ormas Islam Berbeda Pendapat Soal Surat Edaran Kemenag
Imbauan MUI, Meski Jaga Jarak Tetap Perhatikan Tetangga
MUI Minta Warga Tak Menghalangi Pemakaman Jenazah Covid-19
Ma'ruf Dorong MUI Keluarkan Fatwa Mudik Haram saat Pandemi, Kang Emil Dukung
Sekjen MUI Soal Mudik Saat Pendemi Covid-19: Melakukan Sesuatu yang Haram

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami