MUI: Salat Idul Fitri Tidak Dilarang, Tapi Lakukan di Rumah

MUI: Salat Idul Fitri Tidak Dilarang, Tapi Lakukan di Rumah
PERISTIWA | 22 Mei 2020 20:34 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Ketua Bidang Bidang Pendidikan dan Kaderisasi Majelis Ulama Indonesia KH Abdullah Jaidi mengatakan, tidak ada yang larangan salat Idul Fitri.

"Salat Idul Fitri itu bukan hal yang dilarang karena di sana di sini di katakan dilarang. Bukan dilarang," kata Abdullah, Jumat (22/5).

Namun, tidak seperti biasanya. Kali ini, semuanya harus dilakukan di rumah. Tujuannya, untuk meminimalisir penyebaran virus Corona.

"Salat idul Fitri di rumah masing-masing. Hal ini untuk menghindarkan kerumunan dan mengantisipasi agar kita ke depan ini dapat menekan dari merebaknya wabah corona ini," ungkap Abdullah.

Dia lantas menyinggung salat Jumat yang wajib, namun tetap bisa dilaksanakan di rumah.

"Salat Jumat saja kita menyampaikan dapat dilaksanakan di rumah secara sendiri maupun jamaah. Itu yang wajib apalagi salat Idul Fitri yang sunah," tutur Abdullah.

Dia menyadari di beberapa daerah ada yang menerapkan kebijakan membolehkan Salat Idul Fitri berjemaah. Terutama di wilayah zona hijau.

"Tapi bagaimana kita mengantisipasi yang zona hijau itu kalau di lapangan terbuka. Sudah dari sana sini tidak tahu darimana mereka datang untuk bersalat Idul Fitri," ucapnya.

Karena itu, dia meminta semua pihak menahan diri dan bersabar. "Kita bersabar, Allah akan memberikan jalan sebaik-baiknya," ucapnya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com (mdk/noe)

Baca juga:
MUI: Salat Idul Fitri Tidak Dilarang, Tapi Lakukan di Rumah
Aparat Diminta Tak Bubarkan Salat Id yang Digelar Saat Pandemi Covid-19
Hasil Sidang Isbat: 1 Syawal 1441 H Jatuh Pada Minggu 24 Mei 2020
NU dan Muhammadiyah Tetapkan Idul Fitri Minggu 24 Mei 2020
Pemprov DKI Cairkan Uang Apresiasi Tenaga Honorer
Cegah Penyebaran Corona, Pemkot Surabaya Larangan Warga Takbir Keliling

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami