Nadiem Ajak Pemuda Berani Mengambil Langkah Perubahan

PERISTIWA | 28 Oktober 2019 09:50 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memperingati hari Sumpah Pemuda. Dalam momen Sumpah Pemuda yang mengusung tema Bersatu Kita Maju itu, Mendikbud Nadiem Makarim mengatakan bahwa saat ini bangsa Indonesia memerlukan persatuan.

Amanat persatuan itu ditunjukkan dengan semangat gotong royong dengan sesama. Gotong royong amat diperlukan karena untuk menggapai tujuan bagi setiap orang. Tanpa adanya kerjasama atau gotong royong, maka kata Nadiem kita tidak akan pernah sampai pada tujuan.

"Kalau tidak dengan azas gotong royong kalau kita enggak bersatu melakukannya ya enggak bakal sampai begitu," kata Mendikbud di Kompleks Kemendikbud, Jakarta, Senin (28/10).

Nadiem juga menyebutkan, azas gotong royong ini ke depannya harus dimiliki oleh setiap orang, terkhusus para pemuda. Hal-hal itu harus menjadi bagian dari pembangunan karakter nasional.

"Baik di pendidikan maupun di rumah ya. Itu hal yang sangat penting," ia menegaskan.

Lebih jauh, Nadiem juga mengimbau para pemuda Indonesia untuk berani mengambil langkah untuk perubahan yang lebih baik. Pemuda, kata Nadiem juga tidak usah takut melangkah.

"Semua orang harus mengambil langkah pertamanya. Jadi keberanian dan keyakinan diri itu nomor satu. Tetapi sekali lagi untuk para pemuda hari ini, sekarang waktunya kita," tuturnya.

Reporter: Yopi M
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Jadi Menteri Termuda, Nadiem Sebut 'Sinyal Saatnya Pemuda Bangkit'
Nadiem Makarim Jadi Mendikbud, Muhammadiyah Nilai Pendidikan Tak Hanya Soal Teknologi
Cerita Gojek 001 Ketemu Nadiem Makarim Usai Salat Jumat di Masjid Kemendikbud
Nadiem Makarim Dinilai Sosok Tepat Untuk Benahi Pendidikan Indonesia
Tak Dapat Jatah Wamen, Ini Kata Mendikbud Nadiem Makarim

(mdk/eko)