Nadiem Minta Dosen Dorong Mahasiswa Ikuti Program Pertukaran Merdeka

Nadiem Minta Dosen Dorong Mahasiswa Ikuti Program Pertukaran Merdeka
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim minta guru jangan stres hadapi Asesmen Nasional. ©2021 Merdeka.com
PERISTIWA | 13 April 2021 05:02 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim meminta para dosen untuk mendorong mahasiswa untuk mengikuti Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka. Nadiem menuturkan, program ini guna mengenalkan budaya antara di Tanah Air.

"Kami mengimbau Bapak Ibu pimpinan perguruan tinggi dan dosen, mendorong mahasiswa yang berada di semester 3 hingga semester akhir mendaftar sebagai peserta program Pertukaran Mahasiswa Merdeka untuk mengikuti sejumlah aktivitas berbagi dan saling mengenal antara satu daerah dengan daerah lain, menjaga keragaman budaya Indonesia sembari meningkatkan kompetensi akademik," ujar Nadiem dalam peluncuran Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka secara daring, Senin (12/4).

Menurut Nadiem, ketika menjadi peserta Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka mereka akan mendapatkan 20 SKS dari mata kuliah, dan kegiatan kebudayaan yang mereka ikuti.

"Selama satu semester mahasiswa akan berpindah dari satu pulau ke pulau lainnya untuk mengeksplorasi keragaman budaya daerah tujuannya, memperkenalkan budaya asalnya, dan mengikuti perkuliahan di perguruan tinggi penerima," tutur dia.

Nadiem menyarankan agar mahasiswa untuk mengambil semua mata kuliah (Matkul) yang ditawarkan oleh perguruan tinggi penerima. Namun jika masih ada matkul wajib yang harus dituntaskan di kampus asal, atau jika mahasiswa tertarik untuk mengambil matkul unggulan di kampus lain, kata Nadiem hal itu dimungkinkan dengan pembelajaran daring.

"Kami meminta dukungan Bapak Ibu dosen demi terlaksananya Pertukaran Mahasiswa Merdeka ini," katanya.

Nadiem juga mengimbau agar para pimpinan kampus supaya mendaftarkan perguruan tingginya ke program ini. Ia juga meminta supaya mereka mendorong sebanyak mungkin dosen untuk mendaftarkan matkul terbaiknya agar dapat diikuti puluhan ribu mahasiswa dari penjuru Nusantara.

"Kedua, perguruan bapak kami harapkan dapat mendorong para siswa untuk mengikuti program Pertukaran Mahasiswa Merdeka, dan tidak melarang jika ada mahasiswa yang ingin berpartisipasi para program ini," ujar Nadiem.

Kemudian Nadiem juga meminta perguruan tinggi melakukan penyesuaian kurikulum guna memudahkan konversi dan pengakuan SKS mahasiswa.

"Ini merupakan tugas dan kewajiban Bapak sekalian. Dan kami berharap jangan ada mahasiswa yang dipersulit dalam konversi dan pengakuan SKS-nya," ujar Nadiem.

Reporter: Yopi Makdori

Sumber: Liputan6.com (mdk/eko)

Baca juga:
Kapan Sekolah Dibuka Kembali, Ketahui Proses Uji Coba yang Dilakukan
Nadiem Makarim: Topi Guru Penggerak Lebih Penting Ketimbang Topi Mendikbud
Nadiem: Opsi Belajar Tatap Muka Terbatas Agar Indonesia Tak Kehilangan Satu Generasi
Opsi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Wajib usai Guru dan Tenaga Pendidik Divaksinasi
Mendikbud Sebut Pembelajaran Tatap Muka Dimulai Sejak Sekarang Bukan Juli 2021
Mendikbud: Program Belajar dari Rumah Tetap Ada untuk PAUD dan SD

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami