Narkoba Tempel, Modus Lain Peredaran Ganja dan Sabu

PERISTIWA | 7 Desember 2019 04:05 Reporter : Rasyid Ali

Merdeka.com - Satuan Narkoba Polresta Bogor Kota meringkus 13 pengedar narkoba yang kerap beroperasi di wilayah Kota Bogor. Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Hendri Fiuser menjelaskan, 13 pengedar itu identik dengan modus yang tak umum dilakukan.

"Modus mereka dalam memperjualbelikan narkoba ini dengan cara ditempel di tempat yang telah disepakati dengan pelanggan," kata Hendri dalam keterangan persnya, Jumat (6/12).

Dalam penangkapan ini, Polresta Bogor Kota turut mengamankan 265,2 gram sabu-sabu, 150 gram tembakau sintetis dan 474 obat keras.

"Sejauh ini, masih ada tiga lagi masuk daftar pencarian orang, karena melarikan diri saat akan ditangkap," kata Hendri.

Para pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. "Ancaman hukuman 6 tahun pidana dan paling lama 20 tahun pidana atau denda Rp1 miliar," katanya. (mdk/noe)

Baca juga:
Coba Kabur, Pengedar Narkoba di Koja Ditembak Mati Polisi
Polres Bogor Ungkap 40 Kasus Narkoba, Tangkap 53 Orang
Tangkap 2 Pengedar di Jagakarsa, Polisi Temukan Ganja Siap Edar Disembunyikan di Helm
Ringkus Dua Bandar Narkoba, 33.400 Pil Koplo Diamankan
BNN sebut Kandungan Ganja untuk Obat Belum Teruji

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.