Nelayan di Sumsel Tewas Diterkam Buaya Muara saat Cari Kepiting

PERISTIWA | 10 Desember 2019 03:05 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Sidik Kamseno (40) warga Dusun I, Desa Pagar Bulan, Kecamatan Rantau Bayur, Banyuasin, Sumatera Selatan, ditemukan tewas dengan luka mengenaskan. Dugaan kuat, korban diterkam buaya muara.

Mayatnya ditemukan di Sungai Bangke, Desa Sungsang 4, Banyuasin II, Banyuasin, Sabtu (7/12). Ketika itu, korban tengah mencari kepiting bersama enam orang temannya.

Kepala Seksi Wilayah II Taman Nasional Sembilang Affan Absori mengatakan, korban berangkat ke TKP bersama sejumlah temannya menggunakan kapal. Tiba di tempat tujuan, mereka berpencar sendirian dengan kapal kecil.

Diduga terganggu kedatangan manusia, buaya keluar dari sarangnya dan menerkam korban. Rekan-rekannya mencari karena curiga hingga sore tak kunjung kembali ke kapal.

"Diduga korban tewas karena diserang buaya, kondisi hanya tinggal badan sebelah," ungkap Affan, Senin (9/12).

Dia menjelaskan, lokasi perburuan kepiting tersebut dikenal sebagai habitat binatang buas, seperri buaya muara dan harimau Sumatera. Hal ini juga sering ditemui nelayan ketika mencari ikan.

"Untuk kasus ini diduga karena dimakan buaya, lokasi penemuan mayat di air," kata dia. (mdk/gil)

Baca juga:
Penemuan Jasad Pria Dalam Perut Buaya di Malaysia Diduga WNI
IRT Diserang Buaya saat Ambil Wudhu Bareng Anak di Sungai Indragiri Hilir
Bagian Tubuh Petani di Siak Ditemukan dalam Perut Buaya
Lagi Buang Air Besar, Warga Kuansing Diserang Buaya
Turun ke Sungai saat Rakit Rusak, Warga Aceh Diterkam Buaya
Perahu Dibuat Karam, Mirsan Berenang Dikejar dan Diterkam Buaya
Diduga Dimakan Buaya, Zainal Ditemukan Tinggal Tulang di Sungai Indragiri

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.