Nelayan Tewas Usai Kelelahan Berenang Akibat Kejar Perahu Hanyut

Nelayan Tewas Usai Kelelahan Berenang Akibat Kejar Perahu Hanyut
Ilustrasi Mayat. ©2013 Merdeka.com
PERISTIWA | 27 Desember 2020 03:32 Reporter : Eko Prasetya

Merdeka.com - Satu orang nelayan hanyut asal Desa Tolango, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara Provinsi Gorontalo ditemukan tim SAR dalam kondisi tidak bernyawa.

"Korban Rudi Mamu (40) asal Desa Tolango yang diperkirakan kelelahan berenang mengejar perahu miliknya yang hanyut terseret arus ditemukan tak jauh dari lokasi bagang (rompong) tempat ia bekerja di Pantai Tolango sudah tak bernyawa," kata Komandan Pos (Danpos) SAR Gorontalo Utara, Rezki Hasan, di Gorontalo, dilansir Antara, Sabtu (26/12).

Ia menjelaskan bahwa korban diperkirakan tenggelam pada Sabtu dini hari pukul 02.00 WITA, pencarian dimulai pukul 08.00 WITA dan ditemukan pukul 14.35 WITA. Basarnas Gorontalo menerjunkan delapan orang personel penyelam bersama pihak Polair dengan didukung pemerintah desa dan masyarakat nelayan setempat dalam pencarian tersebut.

Pihaknya kata Rezki sudah menyerahkan korban ke pihak keluarga. Kepala Desa Tolango, Sabran Molotolo mengatakan prihatin atas musibah yang dialami warganya itu.

"Kami terus mengimbau warga khususnya nelayan untuk tidak nekad melaut saat cuaca ekstrem baik hujan deras, berangin maupun kondisi lainnya yang tidak memungkin untuk melaut," katanya.

Ia mengatakan sangat mengapresiasi bantuan pihak Basarnas, Polair dan TNI dalam mendukung upaya pencarian tersebut. (mdk/eko)

Baca juga:
Mengintip Perbaikan Kapal Nelayan di Masa Pandemi
Kabar Terbaru Sulkifli Anak Nelayan Seberangi 17 Km Sendirian, Calon Prajurit TNI AL
Usai Dilantik, Menteri KKP Wahyu Trenggono Ingin Keliling Indonesia Bertemu Nelayan
Mengenal "Karlak", Budaya Mengutil Ikan Ala Masyarakat Nelayan Pantura
Cari Ikan Pakai Mesin Kompresor, 6 Nelayan Aceh Ditangkap Polisi

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami