Nestapa Pak Usma, Rugi Rp20 Juta Usai Kios Rokok Dibakar & Dijarah Perusuh

PERISTIWA | 23 Mei 2019 13:02 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Demo 22 Mei berakhir ricuh. Pendemo enggan dibubarkan polisi hingga malam hari. Alhasil pendemo dan oknum perusuh dipukul mundur dari arah Jalan MH. Thamrin ke arah Jalan Wahid Hasyim dan Sabang.

Saat itulah bencana bagi Usma (64) datang. Sekitar pukul 12 malam, perusuh datang membakar tempat ia tidur selama ini, Pospol Sabang.

Beruntung, Usma sempat lari keluar dari Pospol sebelum kejadian nahas itu.

"Sebelum mereka bakar (Pospol) saya lari, keluar (dari Polsek)," kata Usma di depan kiosnya di perempatan Sabang, Jakarta Pusat, Kamis (23/5).

Tak lama setelah Kabur dari pendemo yang mengamuk, Usma kembali untuk melihat kios rokoknya yang berada tepat di samping Pospol. Seketika badannya lemas, barang dagangannya ludes dijarah.

"Semua diambil. Minuman, semua rokok diambil. Habis," kata Usma.

Liputan6.com/Delvira Hutabarat

Mata Usma berkaca-kaca menceritakan kejadian semalam, pria yang sudah puluhan tahun berjualan di Sabang itu tidak mengerti alasan pendemo mengamuk.

"Habis semua, kenapa warung saya. Saya salah apa ya," keluhnya sambil meratapi kios yang juga selama ini menjadi tempatnya istirahat.

Saat ini, Usma dibantu anaknya merapikan kiosnya yang habis dijarah, pecahan kaca masih berserakan. Meski kiosnya tidak dibakar, namun tempat tidurnya selama ini sudah hilang.

"Selama ini saya numpang di Pospol, saya bantu-bantu juga di sana. Sekarang ilang semua baju saya di sana habis kebakar," katanya

Lantaran semua pakaian yang ia miliki dibakar, Usma berencana mudik ke kampung halamannya, Kuningan hari ini.

"Saya mau mudik saja dulu, biar tenang dan cari modal lagi," ucapnya

Ia berharap tidak ada lagi kerusuhan di Jakarta. Ia juga bertekad bisa berjualan lagi dengan mengumpulkan modal terlebih dahulu di kampungnya.

"Semoga enggak ada lagi (rusuh), aman-aman. Saya nyari modal dulu, ini kan abis semua. Hilang mungkin hampir 20 juta karena rokok banyak habis semua," tandasnya

Reporter: Delvira Hutabarat

Baca juga:
Pascaaksi 22 Mei, Pengamanan di Jakarta Tetap Diperketat
Gas Air Mata Sisa Kerusuhan Ganggu Pemotor di Petamburan
Aksi 22 Mei Tak Berpengaruh ke Industri
Nikmati Sepinya Bundaran HI, Warga Asyik Berfoto & Brimob Tetap Siaga
Imbas Aksi 22 Mei, Transaksi Perdagangan Jakarta Rugi Rp1,5 Triliun
Soal Kerusuhan Aksi 22 Mei, Ganjar Pranowo Duga Ada 'Sengkuni' yang Memprovokasi

(mdk/rhm)