New Normal Dianggap Momen Kebangkitan Usai Pandemi Corona

New Normal Dianggap Momen Kebangkitan Usai Pandemi Corona
PERISTIWA | 1 Juni 2020 15:18 Reporter : Randy Ferdi Firdaus

Merdeka.com - Pemerintah tengah menyiapkan formulasi New Normal di sejumlah tempat yang dianggap penularan Covid-19 telah terkendali. Kehidupan Indonesia dinilai sudah saatnya bangkit dari pandemi Covid-19.

Ketua dewan pakar Indonesia Maju Institute (IMI), Lukman Edy, menilai, new normal merupakan sebuah peluang bangkit dan move on dari keterpurukan ekonomi selama dua bulan terakhir.

"Layaknya napas yang kemarin tidak leluasa selama lockdown dan PSBB, di masa New Normal nantinya diharapkan perekonomian masyarakat kembali bergeliat. Karenanya momentum keterbukaan New normal mesti dilihat sebagai momentum positif," kata Lukman kepada wartawan, Senin (1/6).

Menurutnya, New normal akan membuka potensi kelangsungan hidup masyarakat akan bisa terselamatkan. Terutama untuk masyarakat bawah yang terdampak paling besar karena adanya pandemi Covid-19 ini. Sebab, apabila situasi ini dibiarkan, maka bisa menimbulkan kebangkrutan perekonomian nasional yang bisa membahayakan bagi kelangsungan negara.

"Ini kebijakan yang genuine, untuk menyelamatkan perekonomian negara," tegas Politikus PKB itu.

1 dari 1 halaman

Tetap Waspada Jangan Lengah

Dengan adanya kebijakan New Normal ini, dimana keran APBN mulai dibuka, maka secara berangsur perekonomian masyarakat akan terangkat. Di sisi lain, dengan adanya New normal ini, sektor konsumsi juga dengan sendirinya bangkit kembali.

"Ketika dua sektor ekonomi ini telah berjalan kembali, sambil menunggu keran perekonomian global yang memungkinkan kita bisa ekspor terbuka kembali, maka perlahan tapi pasti perekonomian nasional akan bangkit kembali," jelas dia.

Namun demikian, Lukman berpesan agar keberhasilan pemerintah dalam upaya mencegah persebaran Covid-19 selama ini dapat terjaga. Dia meminta masyarakat untuk tidak gegabah dan semena-mena, melainkan harus tetap menerapkan prosedur kesehatan dan physical distancing yang telah digariskan pemerintah, serta harus diikuti dengan pengawasan dan penegakan hukum yang tegas.

"Jangan sampai masyarakat lengah, penegakan hukum lemah yang akan memunculkan gelombang korban yang lebih besar pada masa New Normal nanti," tegasnya. (mdk/rnd)

Baca juga:
Memasuki New Normal, Tenaga Medis Minta Kebutuhan APD Mutlak Tersedia
Muhammadiyah Lakukan Kajian Pelonggaran Rumah Ibadah
RSD Wisma Atlet Catat Nihil Pasien ODP Covid-19
New Normal, Pedagang Pasar Wajib Pakai Face Shield hingga Sarung Tangan
Balita di Jember Tertular Covid-19 dari Orang Tua yang Kontak dengan Klaster Gowa
Kisah Tung Dasem Waringin Lawan Corona dan Sempat Kirim Pesan Terakhir ke Istri

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Gerak Cepat Jawa Barat Tangani Corona - MERDEKA BICARA with Ridwan Kamil

5