New Normal, Ini Aturan Rumah Ibadah Digunakan Akad Nikah Hingga Kegiatan Sosial

New Normal, Ini Aturan Rumah Ibadah Digunakan Akad Nikah Hingga Kegiatan Sosial
PERISTIWA | 30 Mei 2020 18:18 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Menteri Agama Fachrul Razi menerbitkan surat edaran nomor 15 Tahun 2020 tentang panduan penyelenggaraan kegiatan keagamaan di rumah ibadah dalam mewujudkan masyarakat produktif dan aman Covid di masa pandemi.

Dalam aturan tersebut jika rumah ibadah akan digunakan untuk kegiatan sosial keagamaan seperti akad pernikahan tetap mengacu pada aturan dan protokol kesehatan.

"Memastikan semua peserta yang hadir dalam kondisi sehat dan negatif Covid-19," kata Fachrul saat siaran teleconference di kantor BNPB, Sabtu (30/5).

Fachrul juga menjelaskan dalam rumah ibadah tersebut harus dibatasi jumlah peserta. Maksimal 20 persen dari kapasitas ruang.

"Tidak boleh lebih dari 30 orang," kata Fachrul.

Dia menjelaskan pertemuan dilaksanakan dengan waktu yang singkat dan seefisien mungkin. Selanjutnya beberapa panduan yang belum diatur secara khusus akan kembali dievaluasi sesuai dengan perkembangan pandemi Covid-19

"Pertemuan dilaksanakan dengan waktu seefisien mungkin," jelas Fachrul. (mdk/gil)

Baca juga:
New Normal di Jepang, Orang Dilarang Teriak Saat Naik Roller Coaster
Dua Aspek Ini Jadi Penilaian Daerah Boleh Menerapkan Normal Baru Saat Wabah Corona
Sambut Kenormalan Baru, Penerbangan di Natuna akan Kembali Dibuka
Kepala Daerah Harus Lakukan Tahapan Ini Sebelum Terapkan New Normal
Survei LSI Denny JA: Lima Alasan 5 Juni Warga Bisa Kerja Kembali

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Menolak Bahaya Lebih Baik Daripada Mengejar Manfaat

5