New Normal, Pemerintah akan Potong Nilai Bansos 50 Persen

New Normal, Pemerintah akan Potong Nilai Bansos 50 Persen
PERISTIWA | 4 Juni 2020 15:17 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan(Menko PMK) Muhadjir Effendy menjelaskan jelang new normal bantuan sosial untuk masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 akan diperpanjang hingga Desember mendatang. Namun nilai bantuannya hanya 50 persen dari total yang diberikan.

"Nilai bantuannya 50 persen dari total yang selama ini kita lakukan yang nanti akan berakhir pada bulan Juli. Jadi Mei Juni Juli, sehingga nanti Agustus, September, Oktober, November, Desember atau mungkin September, November, Desember itu akan separuh," katanya dalam siaran telekonference, Kamis (4/6).

Dia menjelaskan saat ini masih akan dibahas terkait apakah masyarakat akan mendapat bantuan sosial dalam bentuk sembako atau bantuan langsung tunai (BLT). Kementerian Sosial pun saat ini sedang mengkaji terkait hal tersebut.

Muhadjir mengungkapkan, pemerintah mengurangi bantuan tersebut lantaran untuk persiapan new normal. Di mana seluruh aktivitas sektor industri sudah mulai dilaksanakan kembali.

"Kenapa kita lakukan? Karena kita juga melihat kecenderungan untuk ketergantungan terhadap bantuan-bantuan sosial ini harus kita kurangi untuk pada menjelang akhir menuju ke new normal," tegasnya.

Dia menjelaskan pengurangan tersebut secara simultan. Yaitu antara pengurangan PSBB dalam rangka untuk meningkatkan produktivitas.

"Diikuti dengan juga sekaligus secara bertahap dikurangi paling tidak volume bantuan-bantuan sosial dengan begitu nanti kemudian kita bisa menuju era normal tadi itu," ucap Muhadjir.

Baca Selanjutnya: Bansos Tahap Pertama 90 persen...

Halaman

(mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami