NH janji bantu lanjutkan pembangunan RS Asri Ainun-Habibie di Parepare

PERISTIWA » MAKASSAR | 2 April 2018 18:09 Reporter : Miftahul Khaeriyah

Merdeka.com - Calon Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Halid berjanji jika terpilih kelak akan membantu dilanjutkannya proyek prestisius Parepare, Rumah Sakit Asri Ainun Habibie yang berada di Tonrangeng, Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare

Menurutnya, Jika NH-Aziz diberi amanah memimpin Sulsel hal pertama yang akan dilakukan yaitu membantu komunikasi dan menyelesaikan rumah sakit tipe B dan pendidikan tersebut.

"Kalau rumah sakit itu dapat diwujudkan dalam waktu singkat, orang Barru, Pinrang, Sidrap, Enrekang hingga Toraja tidak perlu ke Makassar untuk berobat lagi. Karena akan ada rumah sakit bertaraf internasional di Parepare ini," tegasnya dalam kampanye dialogis di Kota Parepare, Senin (2/3).

Calon walikota petahana Parepare, Taufan Pawe sebelumnya mengaku intens melakukan komunikasi kepada NH terkait rumah sakit tersebut dan disambut baik dengan komitmen untuk masih tetap mau mensejahterakan masyarakat Parepare.

"Insya Allah, NH-Aziz komitmen membantu terwujudnya rumah sakit Asri Ainun-Habibie yang hingga saat ini terkendala pembangunannya. Dana yang kami butuh sekitar Rp.200 miliar untuk masyarakat bisa menikmati pelayanan kesehatan yang memadai," keluh Taufan Pawe.

Menurutnya, jika terwujud maka rumah sakit tersebut dapat menampung 1000 tempat tidur dan menyerap 3000 tenaga kerja. Aturan yang bekerja secara linear dan terpusat tersebut memberi porsi kepada NH-Aziz untuk melaksanakan pembangunan yang maju.

"Pelayanannya harus berstandar internasional. Kami sudah MoU yang dengan pihak perusahaan Jepang yang bergerak di bidang Kesehatan. Rumah Sakit ini juga akan menjadi medical tourism di mana orang yang datang ke rumah sakit dapat sekaligus menikmati keindahan Kota Parepare atau berwisata," terang Taufan.

Rumah Sakit Asri Ainun-Habibie Parepare digadang-gadang akan menjadi rumah sakit terbaik dalam hal penanganan pasien cuci darah dengan mendatangkan tenaga ahli dari Jepang dan jumlah pelayanan yang siap mengalahkan Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo di Makassar.

(mdk/hhw)