Seorang pria lapor polisi setelah dianiaya kru Lion Air

Seorang pria lapor polisi setelah dianiaya kru Lion Air
NEWS | 4 September 2013 19:35 Reporter : Nurul Julaikah

Merdeka.com - Seorang pengacara berinisial N dikeroyok oleh empat kru Lion Air di Jalan Raya Bintaro sektor VII Tangerang. Kejadian tersebut terjadi pada 2 September 2013 pukul 05.45 WIB di depan Showroom BMW.

Kejadian berawal saat, korban hendak berangkat ke kantor yang melintas ke arah tol JORR. Tiba-tiba, kendaraan operasional kru Lion Air tipe Daihatsu Grand Max dengan nomor polisi B 1982 PFI memotong jalur dan hampir terjadi kecelakaan antara kedua kendaraan. Karena kesal, N kemudian turun dari kendaraan dan menghentikan laju dari kendaraan lion crew yang dinilai ugal-ugalan.

Tetapi, pengemudi kendaraan operasional Lion bersama tiga rekannya itu justru menghajar N hingga terluka memar pada kepala kiri atas dan kepala bagian belakang kiri.

"Jadi kendaraan Lion itu malah putar balik jalur yang dilarang lokasinya kira-kira 10 meter dari showroom BMW di Bintaro sektor VII. Akibatnya, hampir terjadi kecelakaan, ya saya hadang saja malah mereka menghajar saya, keempat orang Lion crew tersebut," ungkap N saat berbincang dengan merdeka.com, Rabu (4/9).

Perkelahian tidak dapat dihindari hingga membuat satpam di tempat kejadian melerai. Karena merasa teraniaya, N kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pondok Aren Tangerang.

"Yang pasti berupaya memukul saya bahkan saat sudah dilerai oleh satpam tetap berusaha memukul saya kru Lion Air itu. Setelah itu, saya langsung melaporkan kejadian ke Polsek Pondok Aren sekitar 06.30 WIB langsung melakukan visum ke RS Bintaro," terangnya.

Hingga saat ini, N mengaku masih belum mendapat keterangan dari pihak Lion Air atas kejadian tersebut. Atas tindak kriminalitas tersebut, N menderita indikasi pendarahan di otak yang membuatnya masih dirawat di RS Bintaro.

"Sejak saya laporkan ke kepolisian, saya sudah serahkan ke kuasa hukum saya dan sampai sekarang saya belum mendapat laporan dari kuasa hukum. Ini saja saya masih dirawat di rumah sakit," katanya.

(mdk/mtf)

TOPIK TERKAIT

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami