Nobar Final Piala Menpora di Garut yang Luput dari Pantauan Satgas

Nobar Final Piala Menpora di Garut yang Luput dari Pantauan Satgas
Nobar Piala Menpora di Garut. ©2021 Merdeka.com
PERISTIWA | 23 April 2021 00:53 Reporter : Mochammad Iqbal

Merdeka.com - Sejumlah kafe di Kabupaten Garut menggelar nonton bareng (nobar) final Piala Menpora 2021 leg 1 antara Persib Bandung vs Persija Jakarta, Kamis (22/4). Nonton bareng yang seharusnya tidak dilaksanakan, rupanya tetap nekat digelar dan dihadiri puluhan pengunjung.

Berdasarkan pantauan, setidaknya lebih dari satu kafe di Kabupaten Garut yang menggelar kegiatan nonton bareng laga final tersebut. Kegiatan nonton bareng itu pun bahkan sebelumnya sempat diunggah di sejumlah media sosial milik kafe.

Di setiap tempat yang menggelar nobar tersebut, tampak kerumunan orang terjadi. Selain itu juga tidak tampak Satgas Covid-19 Kabupaten Garut yang berpatroli melakukan pemantauan. Kegiatan nonton bareng pun berlangsung dengan aman sampai akhir laga.

Salah seorang warga Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Nugraha (23) mengaku dirinya sengaja datang ke salah satu kafe di kawasan Jalan Cimanuk, Kecamatan Tarogong Kidul untuk nonton bareng laga final leg pertama Piala Menpora 2021.

Nugraha awalnya berpikir bahwa tidak ada kegiatan nonton bareng karena pandemi Covid-19 masih terjadi. Namun ia kemudian mendapatkan postingan salah satu kafe yang menggelar nonton bareng.

“Saya melihat postingan kafe yang menggelar nonton bareng, jadinya ya datang saja kesini daripada nonton sendirian di rumah,” ujarnya.

Nugraha menyebut bahwa di tempatnya nobar, kafe tersebut cukup dipenuhi oleh pengunjung. Hampir tidak ada satupun kursi yang kosong. Walau begitu, ia tetap bisa menikmati nonton bareng dengan nyaman dan aman.

“Awalnya sempat was-was takut ada razia dari satgas. Tapi sampai akhir pertandingan tidak ada satupun petugas yang merazia. Jangankan merazia, lewat saja engga. Padahal biasanya itu ada petugas yang keliling ke kafe-kafe,” sebutnya.

Sementara itu, salah seorang pemilik kafe yang tidak menggelar nobar, Aris (43) mengaku aneh dengan dibiarkannya sejumlah kafe menggelar kegiatan terlarang tersebut. Yang lebih aneh baginya, tidak ada antisipasi yang dilakukan oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Garut.

“Sebelum-sebelumnya ada petugas yang datang ke kafe-kafe, termasuk ke tempat kita. Ini sudah tahu ada pertandingan final, tapi ko masa iya tidak tahu. Ini jadinya timpang, kita yang tertib ikuti aturan pemerintah jadinya kaya ngerasa gimana kalau yang melanggar malah dibiarkan,” katanya.

Kegiatan serupa, menurut Aris kemungkinan akan terjadi di final leg kedua Piala Menpora. “Saya mau tahu, apakah dibiarkan lagi atau ada aksi dari satgas. Kalau dibiarkan, yaudah mending kita melanggar bareng-aja sekalian, toh dibiarkan juga kan,” tutup Aris. (mdk/ray)

Baca juga:
5 Kandidat Pemain Terbaik Piala Menpora 2021 Versi 2 Mantan Pemain Timnas Indonesia
Hasil Babak Pertama Final Piala Menpora: Berkat 2 Gol Cepat, Persija Bikin Persib Amburadul
Piala Menpora 2021: Kisah Para Serdadu Veteran yang Masih Berlari
Jelang Final Piala Menpora Persib Vs Persija, Eks Gelandang Timnas Indonesia Bingung Pilih Jagoan
Ketua PSSI: Shin Tae-yong Akan Panggil Pemain dari Piala Menpora ke Timnas Indonesia


Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami