Nobar Sidang Sengketa Pilpres di USU Sepi Penonton

PERISTIWA | 14 Juni 2019 15:49 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar nonton bareng (nobar) sidang perdana sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (14/6). Namun, kegiatan nobar itu sepi penonton hingga berakhirnya sidang.

Nobar sidang sengketa Pemilu digelar di Gedung Peradilan Semu USU, Jumat (14/6). :Pada sidang pertama ini kita hanya mendengar pihak pemohon. Sidang ini juga sama dengan sidang-sidang lainnya, apakah itu perdata, pidana, tata usaha negara lainnya. Dan sidang selanjutnya baru mendengar pihak lawan," kata Faisal Akbar Nasution, Ketua Departemen Hukum Tata Negara Fakultas Hukum USU.

Nobar bukan hanya pada sidang perdana. Kegiatan itu akan diselenggarakan hingga sidang sengketa Pemilu rampung. Selain nobar, di sana juga akan digelar konferensi video untuk kepentingan persidangan. Mekanisme itu untuk efisiensi, agar para saksi yang ada di Sumut tidak perlu harus ke gedung MK.

"Tidak hanya ini, Pemilu atau pengujian undang-undang yang menghadirkan saksi-saksi dari daerah cukup di sini saja nggak perlu datang ke Jakarta. Kalau seperti ini bisa lebih efektif dan efisien," jelas Faisal.

Nobar sidang sengketa Pemilu dan konferensi video tidak hanya digelar di USU. Kegiatan serupa juga digelar di perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia yang bekerja sama dengan MK. “Perguruan tinggi itu memfasilitasi video konferensi ini," jelas Faisal.

Berdasarkan pantauan di lokasi, acara nobar sidang pertama sengketa Pilpres di Gedung Peradilan Semu Fakultas Hukum USU masih sepi. Hanya beberapa orang yang antusias memantau persidangan itu.

Faisal mengakui hal ini. "Kenapa sepi? Karena ini kan sidang pertama dan kami juga belum melakukan sosialisasi. Nanti kami akan melakukan sosialisasi," tutup Faisal. (mdk/noe)

Baca juga:
Ketua MK: Bukti Kubu Prabowo-Sandi Belum Lengkap
MK Kabulkan Sebagian Permohonan KPU Perbaiki Jawaban
Ditolak KPU dan Kubu Jokowi, MK Tetap Terima Perbaikan Tim Prabowo
Disinggung Tak Netral di Sidang MK, Ini Jawaban BIN
Sidang Gugatan di MK, Tim Prabowo Tuding Ada Penggelembungan 18-30 Juta Suara

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.