NU Tegaskan Kebebasan Beragama Dijamin Konstitusi

NU Tegaskan Kebebasan Beragama Dijamin Konstitusi
PERISTIWA | 24 Desember 2019 22:33 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menegaskan kebebasan beragama merupakan hak dijamin konstitusi. Maka dari itu, NU menilai pelarangan ibadah dengan dalil apapun tidak bisa dibenarkan.

"Kebebasan beragama merupakan hak dasar yang tak boleh dikurangi dan dijamin konstitusi. Oleh karena itu pelarangan pelaksanaan peribadatan dengan dalih apapun tak bisa dibenarkan dan merupakan tindakan melawan konstitusi," kata Ketua Pengurus Harian PBNU, Robikin Emhas, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (24/12).

PBNU mengajak bangsa menjunjung konstitusi dengan baik. Menurut Robikin, dengan menjunjung konstitusi kehidupan bernegara bisa harmoni.

"Mari kita junjung konstitusi kita. Jangan ada yang melangkahi. Bukankah dengan mematuhi konstitusi jaminan kehidupan sosial yang harmoni akan lebih bisa digapai?" imbuhnya.

NU ingin pemerintah terus memastikan seluruh pemeluk agama bisa menjalankan ibadah dan keyakinannya masing-masing dengan nyaman.

"Nahdlatul Ulama meminta agar pemerintah memastikan seluruh pemeluk agama dapat menjalankan peribadatannya sesuai ajaran agama masing-masing," pungkas Robikin. (mdk/gil)

Baca juga:
Ulama NU Jatim Minta Polemik Ucapkan Selamat Natal Disudahi
Radikalisme Marak, Ikatan Pelajar NU Tegaskan Indonesia Butuh Islam Ramah Bukan Marah
Sambut Era 4.0, Wapres Ma'ruf Minta Kader NU Bertransformasi tapi Tetap Jaga Tradisi
Bahas Situasi Kebangsaan, Puluhan Kiai Sepuh NU Temui Ma'ruf Amin
Said Aqil Sebut Ada Kelompok Ingin Menghancurkan NU
Demi Jaga Persatuan Bangsa, PWNU Jatim Perbolehkan Salam Lintas Agama

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami