Nurlaela siswi SMP korban gempa Palu masih trauma dan selalu mimpi buruk

PERISTIWA » MAKASSAR | 9 Oktober 2018 13:28 Reporter : Salviah Ika Padmasari

Merdeka.com - Pelajar korban bencana alam di Provinsi Sulawesi Tengah yang mengungsi ke Makassar mulai pekan ini belajar. Salah satunya adalah Nurlaela Sitti Aisyah (15), siswi kelas 9 SMP Al Ashar, Palu yang kini belajar di SMPN 8, Jalan Batua Raya, Makassar.

Laela adalah warga Jalan Togean, Palu Timur. Dia selamat bersama kedua orang tua dan dua kakaknya. Kini mengungsi di rumah tantenya daerah Kabupaten Gowa. Dia melanjutkan pendidikan di SMPN 8.

Putri bungsu dari Haji Paruku Yawe dan Hajjah Nurbaya ini satu dari delapan siswa yang dititipkan belajar di SMPN 8. Dia baru masuk belajar, Selasa (9/10), mengikuti pelajaran IPS yang diajar Guru Muliati.

Laela bercerita, dia bersama orang tua dan saudaranya selamat setelah lari naik dataran tinggi, saat gempa masih berguncang dan belum terjadi tsunami. Namun dua tantenya berada di pinggir Pantai Talise tidak selamat.

"Tinggal di rumah tante di Gowa, tapi sampai sekarang tidak bisa tidur nyenyak. Selalu mimpi buruk, terbangun bangun. Di dalam kelas juga, kalau meja belajar bergetar kira gempa, saya langsung lari keluar kelas padahal teman-teman biasa-biasa saja. Masih trauma," tutur Nurlaela kepada merdeka.com.

Kepala sekolah SMPN 8 Ruslan menjelaskan, pihaknya melakukan terapi terhadap para pelajar asal Palu korban gempa.

"Meski demikian masih ada anak yang terlihat trauma, Nurlaela. Saat dikagetkan atau ada suara besar, dia pasti lari. Itu pengaruh psikis karena gempa yang mereka rasakan di Palu," kata Ruslan.

Dia tidak bisa memastikan sampai kapan mereka belajar di sana. Namun, jika memang mereka bakal kembali ke Palu, pihaknya tidak bisa menghalangi.

"Cuma ini tergantung orang tuanya atau walinya. Kalau siap ke Palu, kita kembalikan. Kalau akan menetap, kita akan terima. Kebijakan Pemkot Makassar, tidak ada istilah anak-anak dikembalikan paksa," pungkasnya. (mdk/cob)

Baca juga:
75 persen jaringan telekomunikasi di Palu kembali normal
Warga Solo kirim bantuan pakan untuk kucing dan anjing korban gempa Palu
Upaya Pertamina pasok BBM dan LPG ke Sulawesi Tengah diapresiasi
Ma'ruf Amin terima USD 500.000 donasi dari Taiwan buat gempa Sulteng
Walkot Palu ke warga yang eksodus: Tolonglah kembali, mari menderita bersama

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.