Nyalon walikota Depok, Idris resmi berhenti jadi dosen

Nyalon walikota Depok, Idris resmi berhenti jadi dosen
PERISTIWA | 19 Oktober 2015 16:35 Reporter : Nur Fauziah

Merdeka.com - Kementrian Agama Republik Indonesia telah mengeluarkan surat keputusan mengenai pengunduran diri Idris Abdul Shomad sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah. Hal ini merupakan jawaban dari pengajuan pengunduran diri yang dilayangkan Idris untuk mencalonkan dirinya sebagai walikota Depok periode 2016-2021 yang didampingi Pradi Supriatna sebagai calon wakilnya.

Idris yang saat ini menjabat wakil walikota Depok mengaku memiliki banyak kenangan selama menjadi dosen di UIN Syarif Hidayatullah sejak tahun 2000.

"Jadi saya sudah 15 tahun menjadi dosen disana. Kenangannya banyak sekali. Saya dibilang sebagai dosen yang galak oleh mahasiswa," katanya sambil tertawa kecil di Depok, Senin (19/10).

Dengan dikeluarkannya SK itu maka terhitung tanggal 1 Oktober, dirinya sudah tidak menerima gaji dan fasilitas negara dari pemerintah.

Sementara itu, Wakil Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Bidang Kerjasama, Murodi mengatakan, Idris adalah dosen yang santun dan kreatif. Dia menuturkan, Idris tercatat sebagai dosen yang telah menghasilkan karya tulis.

"Beliau punya kiprah yang banyak untuk nusa dan bangsa. Kami mengucapkan terima kasih dan selamat jalan," ujar Murodi. (mdk/cob)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami