Nyaru Jadi Polisi, Dua Begal di Surabaya Tuduh Korban Berjudi Sebelum Rampas Motor

Nyaru Jadi Polisi, Dua Begal di Surabaya Tuduh Korban Berjudi Sebelum Rampas Motor
PERISTIWA | 26 Desember 2019 15:28 Reporter : Erwin Yohanes

Merdeka.com - Dua begal motor bermodus menyamar sebagai anggota polisi diringkus Tim Jatanras Polrestabes Surabaya. Melawan saat ditangkap, kedua begal itu pun terpaksa ditembak kakinya.

Identitas dua begal motor tersebut bernama Ahmad Umar asal Desa Sokeh Dajah, Trageh, Bangkalan, Madura dan M Syafi'i asal Jalan Tambakasri Wijaya Kusuma Gg 1, Surabaya.

Kanit Reskrim Jatanras Polrestabes Surabaya, AKP Iwan Hari Purwanto menjelaskan, kedua pelaku awalnya mencari mangsa di kawasan Surabaya Barat dengan mengendarai motor Honda Supra bernopol L 5457 RM.

Kemudian kedua pelaku menemukan sasaran seorang pengendara sepeda motor Honda PCX warna Putih Nopol W 3837 BY sambil membawa burung merpati.

"Korban didekati dan mengaku sebagai anggota polisi, selain itu korban akan diancam dan ditembak apabila tidak mengikuti perintahnya," ujar Iwan kepada wartawan, Kamis (26/12).

Iwan mengatakan, karena mendapat ancaman, korban merasa ketakutan dan menuruti keinginan kedua pelaku. "Korban takut karena dituduh melakukan perjudian burung merpati dan pelaku juga langsung memborgol korban," paparnya.

Baca Selanjutnya: Begitu korban tak berdaya karena...

Halaman

(mdk/ray)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami