Oakwood PIK Klaim WNA Bebas Berenang Sudah Kantongi Surat dari Dinkes DKI

Oakwood PIK Klaim WNA Bebas Berenang Sudah Kantongi Surat dari Dinkes DKI
WNA karantina Covid-19 di Hotel PIK. ©2021 Media Sosial
PERISTIWA | 29 April 2021 13:28 Reporter : Rifa Yusya Adilah

Merdeka.com - Oakwood Apartments, Pantai Indak Kapuk (PIK), Jakarta Utara angkat suara terkait pengakuan WNA bebas berenang dan berkeliling Jakarta saat masa karantina Covid-19. Protokol kesehatan diklaim telah diterapkan bagi mereka yang tengah menjalankan masa karantina.

Humas Oakwood, Raisa Kusanny menegaskan bahwa pihak apartemen tidak membolehkan WNA/ WNI repatriasi untuk keluar kamar selama masa karantinanya 5x24 jam. Terkait foto dua WNA di kolam renang yang viral itu, Raisa mengatakan bahwa mereka diperbolehkan berenang setelah menerima clearance letter dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

Clearance letter merupakan surat yang menyatakan bahwa orang tersebut negatif Covid-19 dan boleh melanjutkan perjalanannya. Clearance letter ini biasanya dikeluarkan di hari terakhir masa karantina, yakni di hari kelima atau keenam.

"Kami sudah infokan ke WNA itu dan seluruh pasien repatriasi bahwa mereka baru boleh ke luar kamar jika masa karantina mereka selesai atau clearance letter sudah ke luar," kata Raisa saat dihubungi merdeka.com, Kamis (29/4).

Clearance letter kedua WNA itu ke luar setelah melaksanakan PCR test sebanyak 2 kali dan hasil keduanya pun negatif. Raisa menegaskan bahwa laboratorium yang ditunjuk untuk menguji spesimen maupun melaksanakan PCR test para WNA itu ditentukan oleh Dinkes DKI.

"Sebelum stay di hotel, mereka dinyatakan negatif Covid-19, jadi yang kita terima bukan pasien OTG atau positif ya. Selama stay di hotel, mereka juga di test PCR lagi 2 kali. Hasilnya dua-duanya negatif, makanya mereka bisa dapat clearance letter dari Dinkes," ujarnya.

"Lab yang ditunjuk untuk PCR juga ditentukan sama pemerintah," imbuhnya.

Terkait caption foto dua WNA yang menunjukkan bahwa keduanya diperbolehkan berenang saat menjalani masa karantina, Raisa membantah bahwa kedua foto itu diambil sebelum clearance letter sudah keluar. Dia memastikan, kedua WNA itu berenang setelah clearance letter sudah keluar.

"Tanggal 15 April, clearance letter Elena sudah keluar, dia extend 1 hari, dia boleh ke luar kamar dan menikmati fasilitas hotel karena clearance letter-nya kan sudah ke luar," ujarnya.

"Misalnya Damian, dia check out siang tapi clearance letter sudah keluar pagi, dia boleh berenang sambil nunggu check out atau sambil nunggu flight," katanya.

Sebagai informasi, dua Warga Negara Asing (WNA), Elena dan Damian membagikan foto-foto dan cerita singkatnya selama menjalankan karantina Covid-19 di Oakwood Apartments, Pantai Indak Kapuk (PIK), Jakarta Utara.

Dalam foto yang diunggah Elena pada 16 April 2021, terlihat dirinya sedang berpose di kolam renang, fasilitas umum apartemen tersebut. Elena membagikan ceritanya selama karantina di apartemen tersebut dalam bahasa Inggris.

Dia mengatakan bahwa apartemen tersebut membolehkan para pelaku perjalanan yang sedang melaksanakan karantina untuk ke luar kamar seperti berenang atau bahkan berjalan-jalan berkeliling Kota Jakarta.

"Jika kamu harus karantina di Jakarta, kamu bisa pilih hotel ini. Tidak seperti yang lain, hotel ini membolehkan kita untuk berenang di hotel dan berkeliling kota Jakarta," bunyi caption instagram WNA @elena_iluina dikutip merdeka.com, Rabu (28/4).

Berdasarkan pantauan merdeka.com pukul 15.00 Wib 28 April 2021, akun instagram Elena sudah hilang. Sementara itu, WNA lainnya @damiannyt juga mengunggah 2 foto di kolam renang yang sama dengan Elena pada 15 April 2021. Kedua foto itu saat ini juga sudah dihapus.

"Kita sedang karantina di Jakarta dan di sini sangat menyenangkan! Seperti ini karantina kita," kata @damiannyt dikutip merdeka.com, Rabu (28/4).

Damian diduga berasal dari dari Czech Rupublic/ Republik Ceko. Karena pada foto-foto lainnya yang ia unggah, ia menuliskan caption dengan bahasa Ceko. (mdk/rhm)

Baca juga:
Kasus Mafia Karantina, KKP Bandara Soetta Hanya Pastikan Kesehatan Penumpang
Kompolnas Nilai Pelaku Mafia Karantina Juga Bisa Dijerat Pasal Pungutan Liar
Polres Bandara Tambah Personel Perketat Pengawasan Kedatangan Internasional
Penjelasan Polisi Soal Mafia Karantina Punya Kartu Pas Bandara Soekarno-Hatta
Viral Bule Langgar Karantina, Epidemiolog Dorong Satgas Covid-19 Tindak Hotel PIK
Polres Bandara Tambah Personel Perketat Pengawasan Kedatangan Internasional

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami