Ogah Bayar Tagihan Karoke, 4 Pria Ngaku Polisi Todongkan Pistol

Ogah Bayar Tagihan Karoke, 4 Pria Ngaku Polisi Todongkan Pistol
PERISTIWA | 5 September 2019 20:02 Reporter : Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Empat orang diduga anggota polisi Polda Jawa Tengah mengamuk todongkan pistol ke manager karaoke, Kawasan, Bandungan, Kabupaten Semarang, Kamis (5/9) pukul 02.30 dini hari. Tindakan itu dipicu akibat pengaruh minum-minuman keras.

"Benar ada kejadian itu. Ini petugas masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian," kata Kapolres Semarang AKBP Adi Sumirat saat dikonfirmasi merdeka.com, Kamis (5/9).

Disinggung soal empat pelaku apakah anggota polisi, kata Adi belum mengetahui informasi itu.

"Ini kan masih dicari informasinya," ujarnya.

Manager Excellent Karaoke, Pristiyono mengaku kejadian berawal ketika empat oknum anggota polisi tersebut datang ke tempat karaoke, menyewa ruangan dan sejumlah pemandu lagu. Namun, karena tagihan terlalu tinggi tidak mau membayar.

"Tidak mau bayar, alasannya pajak terlalu tinggi," kata Pristiyono.

Perdebatan semakin memanas, hingga manajemen meminta untuk melunasi. Salah satu oknum polisi yang tidak terima langsung todongkan pistol kearah manager, dan mengancam management akan mengoperasi tempat karaoke tersebut.

"Saya diajak duel, tapi sempat dicegah teman-teman. Salah satu karyawan juga sempat diborgol tanpa alasan yang jelas," tutupnya. (mdk/rhm)

Baca juga:
Anggota Polisi di Rokan Hilir Terlibat Pencurian Pipa PT Chevron
Desersi dan Terlibat Narkoba, 4 Personel Polrestabes Medan Dipecat
Berulang Kali Kena Teguran, 6 Anggota Polres Sangihe Dipecat Tidak Hormat
Desersi hingga Narkoba, 6 Polisi di Riau Dipecat Tidak Hormat
Penyalahgunaan Senpi Bukti Inkosistensi Polri Gelar Tes Psikologi Tiap 6 Bulan
Berkas Perkara Polisi Tembak Polisi di Depok Telah Dilimpahkan ke Kejaksaan

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami