Ombudsman DKI Akan Panggil Pemprov Terkait Revitalisasi Monas dan Formula E

Ombudsman DKI Akan Panggil Pemprov Terkait Revitalisasi Monas dan Formula E
PERISTIWA | 28 Februari 2020 13:54 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Ombudsman akan memanggil sejumlah pihak terkait revitalisasi Monumen Nasional (Monas) dan pemanfaatan kawasan Monas untuk lintasan balap Formula E. Pemanggilan untuk memastikan tidak ada pelanggaran aturan selama proses revitalisasi dilakukan.

"Untuk memastikan bahwa persetujuan atas revitalisasi tersebut berdasarkan kajian yang memperhatikan tata ruang, tata letak, fungsi sosial, dan atau lanskap budaya asli, Ombudsman RI perwakilan Jakarta Raya akan meminta keterangan dari Pemprov DKI Jakarta terkait kajian yang telah mereka lakukan," ujar Kepala Ombudsman Jakarta Teguh Purnomo dalam siaran persnya, Jumat (28/2).

Pemanggilan ini, kata Teguh, dianggap penting sebab kawasan cagar budaya Monas merupakan aset Pemprov DKI Jakarta sebagaimana tercatat dalam registrasi nasional cagar budaya. Dia merinci ada dua cagar budaya di satu wilayah yang sama yakni tugu Monas dan kawasan Monas.

Teguh menuturkan, kawasan Monas sebagai cagar budaya dilindungi oleh undang-undang Pasal 1 Ayat 6 Nomor 11 tentang cagar budaya. Untuk itu, kata dia, ada perlakuan khusus terhadap kawasan Medan Merdeka, lokasi yang juga diatur dalam Keputusan Presiden nomor 25 tahun 1995.

"Walaupun merupakan aset Pemprov DKI Jakarta, namun dengan adanya Keputusan Presiden Nomor 25 Tahun 1995 tentang Penataan Kawasan Medan Merdeka maka persetujuan terkait penataan kawasan cagar budaya Monas berada di Komisi Pengarah Kawasan Medan Merdeka, tidak di tangan Gubernur sebagaimana cagar budaya dan kawasan cagar budaya lain yang tercatat sebagai aset daerah," tukasnya.

Ombudsman, imbuh Teguh, juga menengarai adanya maladministrasi yang dilakukan oleh tim sidang pemugarah (TSP) terhadap pengaspalan cobblestone Monas untuk lintasan Formula E.

"Kami menduga, tim sidang pemugaran tidak merujuk pada Pasal 86 undang-undang nomor 11 tahun 2010 tentang cagar budaya," pungkasnya. (mdk/did)

Baca juga:
Panitia Formula E: Hasil Uji Pengaspalan Formula E di Monas Memuaskan
Pernyataan Kontroversial Sekda DKI, Banjir Nikmati Saja Hingga Terkenal Dunia Akhirat
Inilah Foto Penampakan Pohon Tebangan Monas yang Sudah Kering
Tim Komrah Sayangkan Ada Bekas Aspal Uji Coba Formula E di Cobblestone Monas
Pohon Tebangan Dampak Revitalisasi Monas Akhirnya Ditemukan!
VIDEO: Investigasi Revitalisasi Monas, Tim Komrah Temukan Pohon yang Hilang

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami