Operasi Ketupat Berakhir, Polda Metro Tetap Lakukan Pemeriksaan SIKM Jakarta

Operasi Ketupat Berakhir, Polda Metro Tetap Lakukan Pemeriksaan SIKM Jakarta
PERISTIWA | 8 Juni 2020 14:57 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya resmi mengakhiri Operasi Ketupat Jaya 2020 yang sudah dilakukan selama 37 hari. Operasi ini digelar sejak 24 April lalu.

"Operasi ketupat berlaku selama 37 hari dari April yang lalu. Akhirnya tanggal 30 Mei ya. Tetapi karena kebijakan pemerintah tentang larangan mudik kemudian peraturan gubernur nomor 33 terkait PSBB, kemudian muncul peraturan 47 tentang SIKM dan terakhir pergub nomor 51 tentang PSBB masa transisi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Senin (8/6).

"Jadi teman-teman harus bisa pilah PSBB dengan operasi ketupat berbeda. Sesuai STR Kapolri operasi ketupat dipanjangkan biasanya H-7, H+7 dimajukan operasi ketupat," sambungnya.

Perpanjangan operasi ketupat tersebut dikarenakan, melihat situasi di Indonesia khususnya Jakarta yang masih adanya virus corona.

"Sehingga tanggal sehabis operasi ketupat dari tanggal 1 sampai tanggal 7 itu ada surat perintah atau surat STR tentang kegiatan patroli rutin yang ditingkatkan sampai tanggal 7 dan berakhir tadi malam pukul 00.00 Wib," ujarnya.

Dengan berakhirnya operasi tersebut, pihaknya pun sudah menarik beberapa anggota yang berjaga di pos-pos perbatasan keluar-masuk Jakarta tersebut. Meski begitu, untuk pemeriksaan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) Jakarta masih tetap berjalan seperti biasa.

"PSBB masih berlaku, SIKM masih berlaku. Memang betul patroli yang ditingkatkan ini berakhir tadi malam, makannya teman-teman yang menjaga sudah ditarik. Di Tol Cibitung sudah ditarik, tetapi DKI Jakarta tetap berlaku PSBB-nya dan SIKM-nya ya," tegasnya.

"Kita periksa di pos PSBB di 33 titik yang sudah ada sejak PSBB sesuai pergub yang ada. Ini masih berjalan di 33 titik dulu namanya check point plus 34 titik pos-pos pantau. Di situlah kami bersinergi dengan teman-teman Dishub, Satpol PP, TNI serta Polri," sambungnya.

Yusri mengungkapkan, pemeriksaan SIKM juga masih terus dilakukan di sejumlah tempat seperti di Stasiun kereta, bandara hingga terminal terhadap orang-orang yang ingin keluar-masuk Jakarta.

"Anggota di pos-pos cek pantau masih dilakukan. Ini yang dilaksanakan oleh pemerintah khusus gugus tugas percepatan Covid-19 DKI Jakarta," tutupnya. (mdk/bal)

Baca juga:
PSBB Transisi, Ojek Online Kembali Angkut Penumpang
Pengaturan Jadwal Kerja Diperlukan Cegah Penumpukan Pekerja di Transportasi
Aktivitas Pegawai KPK Mulai Kembali Normal
Hari Pertama Kerja di Kantor Saat PSBB Transisi
Tercatat 150 Ribu Pengguna KRL di Jam Berangkat Kerja Hari Pertama PSBB Transisi

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami