Operasi Patuh Jaya 2018 diharapkan bisa tekan pelanggaran lalu lintas

PERISTIWA | 26 April 2018 09:21 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Purwadi Arianto mengatakan, pihaknya siap melaksanakan Operasi Patuh Jaya 2018. Dalam operasi ini, sebanyak 2.380 personel dari gabungan TNI, dan Dinas Perhubungan (Dishub) dikerahkan untuk mengawal operasi tersebut.

Purwadi mengatakan, dalam operasi selama 14 hari ke depan, dari tanggal 26 April hingga 9 Mei, diharapkan adanya penurunan kasus. Di mana berdasarkan data 2017 terjadi sebanyak 2.023 kasus.

"Data jumlah kecelakaan lalin operasi patuh jaya 2017 sebanyak 2.023 kejadian, mengalami penurunan 239 kasus kejadian atau menurun sebanyak 13 persen, dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2016 sebanyak 2.542 kejadian," ujarnya di Lapangan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kamis (26/4).

"Selanjutnya jumlah korban meninggal dunia operasi patuh jaya 2017 sebanyak 420 orang mengalami peningkatan sebanyak 8 orang atau 2 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2016 sebanyak 412 orang. Jumlah korban luka berat operasi patuh jaya 2017 sebanyak 407 orang mengalami penurunan sebanyak 217 orang atau 44 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2016 sebanyak 724 orang," sambungnya.

Sedang, Purwadi mengungkapkan, dalam penilangan terjadi peningkatan sekitar 12 persen dibandingkan 2016. Yang mana 2017 sebanyak 676.317 lembar tilang keluar dari kantong petugas kepolisian.

"Teguran sebanyak 164.927 teguran. Secara umum dari hasil evaluasi tersebut di atas bahwa dominasi pelanggaran yang terjadi adalah pelanggaran kelengkapan surat-surat kendaraan, penggunaan safery belt, dan pelanggaran terhadap rambu atau marka jalan," ujarnya.

Oleh karena itu, dia menjelaskan, dengan adanya Operasi Patuh Jaya 2018 diharapkan seluruh masyarakat lebih taat dalam berkendaraan. "Untuk sasaran dan target operasi penajamannya ditentukan oleh masing-masing wilayah sesuai dengan anev situasi kamseltibtirlantas terkini," pungkasnya. (mdk/fik)

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.