Operasikan Enam Kapal Penumpang, Pelni Batasi Penumpang 50 Persen

Operasikan Enam Kapal Penumpang, Pelni Batasi Penumpang 50 Persen
PERISTIWA | 7 Juli 2020 14:13 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni (Persero), Yahya Kuncoro mengatakan, pihaknya mengoperasikan enam kapal penumpang untuk melayani kebutuhan transportasi masyarakat di awal era normal baru. Tentunya dengan mematuhi peraturan yang berlaku, termasuk protokol kesehatan Covid-19 selama melaksanakan kegiatan operasional.

Enam kapal penumpang yang sudah dioperasionalkan yaitu KM Bukit Siguntang, KM Labobar, KM Dobonsolo, KM Gunung Dempo, KM Dorolonda, dan KM Kelimutu.

"Menciptakan pelayaran yang aman dan selamat merupakan komitmen kami," katanya seperti dilansir dari Antara, Selasa (7/7).

Pelni tetap membatasi jumlah penumpang di atas kapal, yakni sebesar 50 persen dari kapasitas. Kru dilengkapi dengan APD yang wajib dipergunakan selama bertugas.

"Paling penting adalah para penumpang wajib menyertakan surat hasil rapid test ketika akan berpergian dengan kapal Pelni. Kami terus menerapkan protokol kesehatan yang ketat selama menjalankan kegiatan operasional," ujarnya.

Yahya menjelaskan, pemerintah daerah turut mendukung dengan memberikan tes cepat Covid-19, kepada pelajar dan mahasiswa yang hendak berlayar menggunakan kapal Pelni.

"Pemda Flores menggratiskan pemeriksaan rapid test untuk pelajar dan mahasiswa. Ini bukti dukungan baik dari pemda untuk pelayanan masyarakat pengguna kapal Pelni," terangnya.

1 dari 1 halaman

Selain enam kapal yang sudah beroperasi, Pelni juga menyiapkan beberapa kapal untuk segera berlayar. Pada 8 Juli, KM Sinabung dijadwalkan mulai berlayar melayani rute Surabaya-Makassar-BauBau-Banggai-Bitung-Ternate-Bacan-Sorong-Manokwari-Biak-Jayapura (PP).

Kemudian pada 10 Juli, dua kapal juga akan memulai operasional yaitu KM Kelud dengan rute Tanjung Priok-Kijang-Batam-Belawan (PP) dan KM Ciremai dengan rute Semarang-Tg Priok-Surabaya-Makassar-Baubau-Sorong-Manokwari-Biak-Jayapura-Biak-Manokwari-Sorong-Namlea-Baubau-Makassar-Surabaya-Tanjung Priok.

Sedangkan KM Nggapulu dijadwalkan akan beroperasi Juli 2020 dengan rute Tanjung Priok-Surabaya-Makassar-Baubau-Ambon-Banda-Tua-Dobo-Fakfak (PP).

Sementara untuk kapal perintis, mulai 6 Juli Pelni mengoperasikan 20 kapal yakni KM Sabuk Nusantara (Sanus) 46, KM Sanus 68, KM Sanus 83, KM Sanus 80, KM Sanus 92, KM Sanus 99, KM Sanus 97, KM Sanus 106, KM Sanus 103, KM Sanus 115, KM Sanus 105, KM Sanus 90, KM Sanus 109, KM Sanus 48, KM Sanus 94, KM Sanus 69, KM Sanus 78, KM Sanus 108, KM Sanus 63, dan KM Sanus 107. (mdk/fik)

Baca juga:
4 Kapal Pelni Kembali Berlayar ke Manokwari, Calon Penumpang Wajib Tes Bebas Covid-19
PT Pelni Kembali Buka Penjualan Tiket Bagi Penumpang Bukan Mudik
Larangan Mudik, Pelni Operasikan Kapal Penumpang Jadi Angkutan Barang
Pelni Gunakan Kapal Penumpang untuk Angkut Logistik
Pelni Hentikan Sementara 26 Armada Kapal Penumpang Dampak Covid-19
Cegah Kerugian Negara, Pelni Tertibkan Aset Perusahaan

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami