Oplos Alkohol dengan Sirup Melon, 2 Pemuda di Tasikmalaya Tewas

Oplos Alkohol dengan Sirup Melon, 2 Pemuda di Tasikmalaya Tewas
Ilustrasi Mayat. ©2015 Merdeka.com/Angeline Agustine
PERISTIWA | 24 Februari 2021 05:30 Reporter : Mochammad Iqbal

Merdeka.com - Dua pemuda asal KecamatanPurbaratu, Kota Tasikmalaya diketahui meninggal dunia usai mengikuti pesta minuman keras oplosan alkohol dengan sirup rasa melon. Sebelum meninggal, kedua pemuda tersebut sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Informasi yang dihimpun, kedua pemuda tersebut menggelar pesta minuman keras oplosan bersama tiga orang rekannya. Pesta tersebut dilakukan di tempat bekerja salah satu korban.

Eip (21) salah satu pemuda yang ikut pesta minuman keras oplosan, menyebut bahwa kedua temannya yang meninggal diketahui bernama Pupung (25)dan Edpin (17). Pesta tersebut dilakukan pada Minggu (21/2) malam.

“Saya sama Yaman (26) dan Angga (17) sempat pusing dan lemas juga, jadi sempat dirawat juga,” ujarnya, Selasa (23/2).

Ia menjelaskan bahwa dari cerita teman-temannya, minuman keras oplosan yang diminumnya diketahui dipesan melalui daring seharga Rp28 ribu per liter. Minuman tersebut diketahui dicampur sirup rasa melon dan satu obat kimia lainnya.

Minuman yang diminumnya, diakui Eip tidak seperti minuman beralkohol pada umumnya karena tak memiliki aroma khas. Rasanya manis karena dicampur sirup, sampai ia pun menghabiskan enam gelas minuman tersebut.

“Awalnya tak terasa memabukan seperti pusing atau apa. Setelah pulang badan saya sempat langsung lemas dan saya tidur. Pas saya bangun, saya dapat kabar 2 teman saya sekaligus tetangga rumah meninggal," jelasnya.

Mendengar kedua temannya meninggal, dia mengaku sempat ketakutan sampai akhirnya memeriksakan diri ke rumah sakit diantar orang tuanya. Hal tersebut dilakukan karena merasakan gejala yang sama dengan kedua temannya yang meninggal dunia. Hasil pemeriksaan, ia dinyatakan tidak apa-apa oleh petugas medis.

Korban selamat lainnya, Yaman mengaku tidak mengetahui asal minuman keras yang diminumnya karena dipesan langsung oleh korban yang meninggal. Yang ia tahu, minuman tersebut sudah bercampur dengan sirup melon dan warnanya hijau.

Yaman menyebut bahwa dirinya sempat mendapatkan perawatan di salah satu rumah sakit dan masih harus minum obat. Namun hingga saat ini badannya masih lemas.

“Badan saya masih lemas seperti tidak ada tenaganya,” ucapnya.

Kapolsek Cibeureum, Polresta Tasikmalaya, AKP Suyitno menyebut bahwa lima orang pemuda tersebut diketahui melakukan pesta miras oplosan di salah satu pabrik pakaian milik salah seorang korban yang tewas.

Kedua korban yang tewas, sengaja mengajak tiga orang temannya sambil bekerja di pabrik itu.

"Lokasinya masih dekat dengan rumah para korban. Mereka bertetangga dan satu kampung. Kedua korban meninggal telah dimakamkan oleh masing-masing pihak keluarganya. Sementara, kami terus menyelidiki lebih lanjut kasus ini," singkatnya. (mdk/ray)

Baca juga:
Warga Pandeglang Tewas Usai Tenggak Miras Oplosan, Dua Penjual Ditangkap
Polisi Amankan Ratusan Liter Miras Ballo & 14 Motor di Papua
9 Warga Kediri Pesta Miras Oplosan saat Tahun Baru 2021, 4 Orang Tewas
Jelang Natal, Polisi Cegah Peredaran Alkohol di Jayawijaya
Dua Warga Depok Meninggal, Diduga Usai Tenggak Miras Oplosan

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami