OPM Tembak dan Mutilasi Petani di Intan Jaya Papua

OPM Tembak dan Mutilasi Petani di Intan Jaya Papua
PERISTIWA | 1 Juni 2020 10:10 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Di tengah pandemi Virus Corona atau Covid-19, KKSB atau OPM kembali membuat resah masyarakat. Mereka dengan kejinya membunuh petugas kemanusiaan yang berasal dari Papua, Ale Melik Bogau, Kepala Puskesmas Kampung Wandai, dan Heniko Somau, pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Intan Jaya, saat membawa obat-obatan untuk warga.

Selang sepekan kemudian, KKSB atau OPM kembali menebar teror dengan menembak dan memutilasi petani kebun yang merupakan warga asli Papua. Korban bernama Yunus Sani (40), pada Jumat tanggal 29 Mei 2020, di Kampung Megataga, Distrik Wandai, Kabupaten Intan Jaya.

Keterangan tersebut didapatkan Niko Wakey, yang merupakan seorang Pastur Gereja Mbegulo. Di mana kejadian bermula ketika Niko sedang mengantar anaknya dari Enarotali ke Kampung Mbegulo. Namun, di tengah perjalanan di Kampung Megataga, Distrik Wandai terdengar bunyi tembakan kurang lebih sebanyak 8 kali.

Setelah bunyi tembakan reda Niko melihat KKSB atau OPM turun dari Kampung Magataga dan akan menghampiri dirinya.

"Saat menghampiri saya, KKSB atau OPM tersebut menyampaikan bahwa telah membunuh korban Yunus Sani," kata Niko berdasarkan rilis Pendam Cenderawasih.

1 dari 1 halaman

Tindakan Biadab

Selanjutnya setelah KKSB atau OPM pergi, Niko menghampiri korban Yunus yang telah dibungkus dengan karung.

Terkait hal tersebut, Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Cpl Eko Daryanto mengatakan, mereka seakan menebar virus menyabut nyawa asli Papua yang berada di bumi Papua. Ia juga menegaskan, kalau hal ini sangat tidak manusiawi.

"Ini sangat biadab, tidak benar. Apapun alasan mereka, tidak dibenarkan tindakan penembakan dan mutilasi warga sipil di Papua," kata Eko. (mdk/eko)

Baca juga:
Kapolda Papua Minta Pendulang Emas Jauhi Kali Kabur Karena Banyak KKB
Tenaga Medis Selamat Korban Penembakan KKB di Wandai Dievakuasi ke Nabire
Kronologi Penembakan Tim Gugus Tugas Covid-19 Papua oleh KKB
Dua Tenaga Medis Covid-19 Diserang Separatis Papua Diduga Karena Dikira Mata-Mata TNI
Dua Tenaga Medis Covid-19 Ditembak KKB di Wandai, Satu Meninggal Dunia
KKB Tembak Petugas Kesehatan di Wandai Papua

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Menolak Bahaya Lebih Baik Daripada Mengejar Manfaat

5