Otak Intelektual Teroris di Padang Dapat Aliran Dana dari 5 Negara

PERISTIWA | 23 Juli 2019 20:56 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Saefullah yang diketahui sebagai otak intelektual yang mengendalikan N, tersangka teroris Padang diketahui mendapatkan aliran dana dari beberapa pihak. Saefullah, menurut Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, diketahui menerima aliran dana dari lima negara.

Dedi membeberkan, ada beberapa aktor yang mengirimkan dana dari lima negara ke Saefullah, seperti Malaysia, Jerman, Venezuela, Tobago, dan Maladewa atau Maldives.

"Saudara Saefullah ini menerima beberapa aliran dana, ini aliran dana dari negara Tobago ada tujuh kali, dari Maldives ada satu kali, Venezuela satu kali, Jerman dua kali, dan Malaysia sekali," ungkap Dedi dalam konferensi pers di Kantor Divhumas Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (23/7).

Dua belas aliran dana tersebut, kata Dedi, dikirim pada periode Maret 2016 hingga September 2017 lalu. Polisi mengidentifikasi, total ada Rp413.169.854 dana yang dikirimkan.

"Mereka menggunakan sistem aliran dana Western Union," kata Dedi.

Saefullah ini berhubungan dengan sejumlah tokoh ISIS di Khurasan. Termasuk Muhammad Aulia yang diketahui mengatur seluruh komunikasi, perjalanan dan transfer.

"Ini 19 orang berangkat ke Khurasan dan dideportasi di Bangkok tanggal 13 Juni lalu, dan ini sudah ditangkap sekitar 12 orang. Satu lagi masih DPO di Indonesia terkoneksi dengan mastermind atas nama Abu Saedah," jelasnya.

Abu Saedah ini, menurut keterangan Dedi memiliki peran untuk menyalurkan bantuan dana ke N. "Memberikan uang ke Novendri (N) sebesar Rp18 juta dari mastermind-nya (Saefullah) itu," jelasnya.

Di samping itu, Saefullah juga mengendalikan beberapa teroris di Indonesia, salah satunya N. Selain N, Saefullah juga diketahui mengendalikan Yoga, tersangka tersangka teroris yang ditangkap di Malaysia beberapa saat yang lalu. Yoga juga diketahui terafiliasi dengan JAD Kalimantan Timur.

Sebagai informasi, Densus 88 berhasil menangkap terduga teroris yang terafiliasi dengan jaringan Jamaah Anshar Daulah (JAD) baik di Indonesia maupun di luar negeri. Terduga diketahui berinisial N. N ditangkap Padang, Sumatera Barat pada Kamis (18/7/2019).

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengungkapkan N ini terafiliasi juga dengan Mujahidin Indonesia Timur (MIT). "N ini memiliki komunikasi hubungan dengan JAD yang berada di Indonesia dan JAD yang di luar negeri. N ini memiliki koneksi juga ke Mujahidin Indonesia Timur," kata Dedi dalam konferensi pers di Kantor Divhumas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (23/7/2019).

N terafiliasi dengan JAD Indonesia seperti jaringan JAD Sibolga, Lampung, dan juga Bekasi. Dari keterangan Dedi, N diketahui dikendalikan oleh seorang otak intelektual atas nama Saefullah alias Daniel alias Caniago. Saefullah, kata Dedi sudah ditetapkan sebagai DPO oleh pihak kepolisian.

Polisi menduga, Saefullah saat ini berada di sebuah wilayah yang dikenal dengan Khurasan. Area yang berada di irisan antara Iran, Uzbekistan, dan juga Afghanistan.

Dedi menjelaskan, kenapa Saefullah berada di Khurasan. Menurutnya pasca runtuhnya kekuasaan organisasi teroris ISIS di Iraq dan Suriah, beberapa anggota ISIS melipir ke beberapa wilayah di sekitar sana. Salah satu wilayah yang potensial ialah Khurasan.

Bukan tanpa alasan kenapa mereka memilih daerah itu. Kata Dedi, daerah Khurasan merupakan wilayah abu-abu tanpa kontrol dari otoritas pemerintah.

"Ini daerah abu-abu. Daerah perbatasan yang tidak bisa dikontrol oleh pemerintah. Oleh karenanya mereka kuat di situ," jelas Dedi.

Dalam penangkapan tersebut, pihak kepolisian berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 28 item. "Ada laptop, kemudian ada 7 unit handphone, ada 6 SIM card, beberapa dokumen pribadi, kemudian buku jihad, kemudian ada sejumlah uang tunai Rp1,5 juta, beberapa buku tabungan, kemudian beberapa gulung kawat dan sebagainya," ungkap Dedi.

Reporter: Yopi M

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
N Terduga Teroris di Padang Niat Beraksi saat 17 Agustus Mendatang
Polri Buru Syfullah, Otak Pengendali N dan Sejumlah Teroris di Indonesia
Terduga Teroris Ditangkap di Padang, Polri Petakan Kembali Jaringan JAD
Polisi Berikan Keterangan Pers Terkait Penangkapan Teroris di Sumbar
N, Terduga Teroris di Padang Bagian Jaringan JAD dan Mujahidin Indonesia Timur

(mdk/eko)