OTT KPK di Kaltim Terkait Proyek Jalan Senilai Rp155 Miliar

PERISTIWA | 15 Oktober 2019 23:55 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan delapan orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kalimantan Timur dan DKI Jakarta.

"Sejak siang ini telah diamankan sekitar 8 orang di Samarinda, Bontang dan Jakarta," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (15/10).

Pihak yang diamankan dari unsur kepala balai pelaksana jalan wilayah XII, pejabat pembuat komitmen (PPK), dan pihak swasta. Pihak yang diamankan di Jakarta adalah kepala balai pelaksana jalan wilayah XII.

"Kami menduga pemberian dari pihak rekanan atau swasta terkait dengan paket pekerjaan jalan multi years senilai Rp155 miliar pada Balai Pelaksana Jalan Wilayah XII Kaltim dan Kaltara - Kementerian PUPR," kata Febri.

Febri mengatakan, total uang suap yang telah diberikan melalui ATM ini sekitar Rp1,5 miliar. "KPK mengamankan barang bukti ATM dan buku tabungan atau rekening bank yang digunakan pihak swasta untuk mentransfer uang," kata Febri.

Sesuai hukum acara yang berlaku, KPK diberikan waktu maksimal 24 jam untuk menentukan status hukum perkara ini dan pihak-pihak yang diamankan.

"Besok konferensi pers direncanakan akan dilakukan pada sore atau malam hari," kata Febri.

Reporter: Fachrur Rozie

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Terjaring OTT di Kaltim, 6 Orang Diterbangkan ke Jakarta
OTT 8 Orang di Kaltim, KPK Duga Ada Suap Rp 1,5 Miliar
Gelar OTT di Kaltim, KPK Tangkap 8 Orang
KPK Tunjukkan Barang Bukti Hasil OTT Bupati Indramayu
KPK Sita Sepeda yang Disinyalir Bagian Dari Suap Dalam OTT Bupati Indramayu

(mdk/eko)