OTT Pejabat dan Pegawai Perum Perindo Terkait Suap Impor Ikan

PERISTIWA | 23 September 2019 23:33 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sembilan orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di DKI Jakarta dan Bogor. Tiga di antaranya adalah jajaran direksi Perum Perikanan Indonesia (Perum Perindo).

Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif menyebut, penangkapan berkaitan dengan suap impor ikan.

"Kami konfirmasi, hari ini ada tim yang bertugas di Jakarta menindaklanjuti Informasi terkait dugaan akan terjadinya transaksi antara pihak swasta yang bergerak di bidang importir ikan dengan pihak Direksi BUMN di bidang perikanan," ujar Laode saat dikonfirmasi, Senin (23/9).

Selain mengamankan sembilan orang, tim penindakan KPK juga mengamankan sejumlah uang yang diduga bagian dari tindak pidana suap.

"Tim mengamankan barang bukti berupa uang sebesar USD 30 ribu atau lebih dari Rp400 juta," kata Laode.

Laode mengatakan, diduga uang tersebut merupakan fee jatah kuota impor ikan jenis tertentu yang diberikan Perum Perindo pada pihak swasta. Salah satu jenis ikan yang teridentifikasi saat ini adalah ikan jenis frozen pacific mackerel atau ikan Salem.

"KPK berupaya untuk tetap melaksanakan tugas pemberantasan korupsi di tengah berbagai upaya melemahkan dan memangkas kewenangan KPK," kata Laode.

Sesuai dengan hukum acara yang berlaku, KPK diberikan waktu paling lama 24 jam untuk menentukan status hukum perkara ini dan status hukum pihak-pihak yang diamankan.

Reporter: Fachrur Rozie

Baca juga:
KPK Amankan Total 9 Orang saat OTT Pejabat dan Pegawai Perum Perindo
OTT Pejabat dan Pegawai Perum Perindo, KPK Sita Rp400 Juta
Gelar OTT di Jakarta, KPK Tangkap Pejabat dan Pegawai Perum Perindo
Moeldoko Ungkap Alasan Jokowi Tak Tunda Pengesahan RUU KPK
Gelar Aksi, Mahasiswa Lempar Telur ke Gedung KPK
KPK Tetapkan 3 Tersangka Kasus Korupsi Bupati Pakpak Bharat
Jokowi Jelaskan Alasan Beda Sikap Soal RUU KUHP dan Revisi UU KPK

(mdk/gil)