PA 212 Datangi Polda Metro Tanya Perkembangan Kasus 'Penghamba Uang'

PERISTIWA | 19 Februari 2019 19:58 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Sejumlah anggota Presidium Alumni (PA) 212 mendatangi Polda Metro Jaya. Mereka menanyakan perkembangan laporan terhadap Imanuel Ebenezer, Ketua BTP Mania yang menyebut gerakan 212 sebagai 'penghamba uang'.

Salah satu pendakwah yang juga merupakan alumni gerakan 212 Ustaz Haikal Hassan yang mendampingi pelapor Eka Gumilar meminta kepada kepolisian untuk dapat mengusut laporan ini.

"Masa 14 juta orang disangka penghamba uang semua, nah itu yang saya mau tahu, dan tolong polisi tindak lanjuti dan ini sudah hari ke 15 sehingga kita wajar dong bertanya sampai dimana prosesnya," kata Ustaz Haikal di lokasi, Selasa (19/2).

Katanya, dirinya sempat bertemu dengan penyidik. Namun, saat menanyakan kelanjutan laporan Eka itu, jawaban penyidik kurang memuaskannya.

"Iya di dalam tadi ternyata baru hari ini turun dari atas katanya, saya nggak tahu dari atas gimana maksudnya, biasanya dari atas tuh dari Allah SWT, turun laporan," katanya.

Haikal berharap laporan Presidium Alumni 212 ini dapat diproses sesuai dengan aturan yang ada. Bahkan, ia tak ingin kasus ini seperti mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

"Harapannya ya ditindak lanjuti, kenapa karena semua daerah akan melapor, sekali pencet knop nih (tunjuk HP) klik, sekali pencet tombol klik maka akan terjadi laporan di Polda di seluruh Indonesia, jangan sampai ke arah sana jadi isu nasional ini nanti gituloh. Untuk seorang Ahok aja kita turun berkali kali, masa seorang IE ini kita turun lagi begitu, sakit hati kita, penghamba uang maksudnya apa?," pungkasnya

Sebelumnya, pernyataan Ketua Basuki Tjahaja Purnama (BTP) Mania, Immanuel Ebenezer terkait alumni 212, berujung laporan polisi. Dia dilaporkan oleh presidium alumni 212 ke Polda Metro Jaya, dengan nomor laporan yang tercantum LP/701/II/2019/PMJ/Dit.Reskrimum tertanggal 4 Februari 2019.

"Kami laporkan Imanuel karena kami nilai sudah sangat menohok sekali perasaan peserta aksi 212. Beliau katakan bahwa umat 212 itu penghamba uang dan tuan-tuannya adalah uang dan ini sangat menyakiti hati umat 212," kata Jubir Presidium Alumni 212 Eka Gumilar di lokasi, Senin (4/2).

Baca juga:
Sakit Flu, Slamet Ma'arif Kembali Tak Penuhi Panggilan Polda Jateng
Kedua Kalinya Tak Hadiri Panggilan Penyidik, Slamet Ma'arif Mengaku Sakit
Massa Pendukung Ketua PA 212 Kembali Geruduk Polresta Surakarta
GNPF dan PA 212 Temui Elite PKS, Bahas Dukungan Politik dan Kasus Slamet Ma'arif
Ketua PA 212 Tersangka, Ganjar Minta Tak Perlu Diributkan dan Warga Jangan Dikomporin
Ada Kegiatan Ceramah, Ketum PA 212 Minta Pemeriksaan Dijadwal Ulang

(mdk/rhm)