Pacaran 7 tahun, Manyun & Mayang Prasetyo bikin tato nama

PERISTIWA | 28 November 2014 14:33 Reporter : Fariz Fardianto

Merdeka.com - Setelah memadu kasih selama tujuh tahun lamanya, Iwan Agus Prasetyo masih menyimpan kenangannya terhadap Mayang Prasetyo yang pernah dipacarinya tatkala bertemu di Denpasar Bali. Manyun, sapaan akrab Iwan mengatakan, mantan kekasihnya yang dikenal sebagai transgender itu semasa hidupnya pernah mengajaknya merajah tubuhnya dengan gambar namanya masing-masing.

"Jadi kami sama-sama membuat tato. nama dia saya tulis di lengan kanan saya kemudian nama saya ditato di punggungnya," ujar Manyun di Mapolrestabes semarang, Jumat (28/11).

Lebih jauh, lelaki berusia 31 tahun ini juga mengungkapkan, selama pacaran, Prasetyo nama belakangnya dipakai oleh Mayang menjadi nama belakang kekasihnya tersebut.

Kendati demikian, hubungan asmaranya bersama Mayang alias Febri Andriansyah bubar di tengah jalan tatkala Mayang memilih menambatkan hatinya kepada Marcus Peter Volke lelaki asal Denmark. "Habis putus, saya lalu pulang ke sini (Semarang)," terang Manyun.

Manyun menambahkan, banyak merekam kenangan soal hubungannya bersama Mayang masih diingat jelas, meski mantan kekasihnya itu telah tewas mengenaskan di tangan Marcus sang suami di apartemen Brisbane Australia.

Seperti diketahui, Manyun sebelumnya diringkus polisi setelah merampas motor milik pelajar di Semarang. Si begal motor tersebut mengaku sudah 12 kali merampas motor milik korbannya. Tak hanya itu saja, dia juga tega melukai korbannya yang mencoba melawan.

Pria berusia 31 tahun itu juga mengatakan, sempat merampas motor-motor milik korbannya di Sampangan, Jalan Pandanaran hingga Banyumanik. Tak hanya itu saja, katanya, ulahnya juga dilakukan di Magelang. "Saya bawa sebilah parang buat lukai korban," kata penjual tahu tersebut, saat digiring ke Mapolrestabes Semarang.

(mdk/hhw)