Padamkan Api Karhutla, 16 Anggota Satgas Terpapar Karbon Monoksida

PERISTIWA | 18 September 2019 23:54 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di sejumlah tempat membuat Satgas berjibaku memadamkan api. Akibatnya, tak sedikit mereka terkena penyakit pernapasan karena menghirup kabut asap.

Di Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah misalnya. Dampak kabut asap itu dirasakan oleh para Satuan Tugas (Satgas) Karhutla yang terus berusaha memadamkan api.

Plt Kapusdatinmas BNPB Agus Wibowo memberikan data ada 39 Satgas Karhutla di Kobar. Hasilnya, 16 orang kadar CO (Karbon Monoksida) lebih dari 10 ppm, yang artinya berada di tingkat hati-hati. 4 Orang dalam batas waspada atau sekitar 1-9 ppm, dan 19 orang masih normal.

"Itu hasil pemeriksaan tanggal 12 September 2019," kata Agus, Rabu (18/9) malam.

Dari data yang diberikan pun, 16 orang yang terpapar gas karbon monoksida itu direkomendasikan untuk beristirahat selama kurang lebih 2 minggu. Dan diberikan asupan gizi yang baik.

Agus pun membenarkan, sampai sekarang 16 orang tersebut tengah beristirahat. "Iya sesuai hasil tersebut, istirahat dulu," ungkap Agus.

Sedangkan, untuk sisanya, direkomendasikan bekerja secara bergantian.

"Alhamdullilah sementara anggota masih sehat, walau ada beberapa yang masih ngeluh kecapekan," tukasnya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Sumber: Liputan6.com (mdk/rnd)

Baca juga:
Walhi Desak Izin Korporasi Pelaku Kebakaran Hutan dan Lahan Dicabut
Polisi Tetapkan 230 Orang Tersangka Karhutla
PT Bumi Hijau Lestari Jadi Tersangka Karhutla di Sumsel
Pertamina EP: Kebakaran Hutan Tak Ganggu Operasional Perusahaan
Dosen UNS Ciptakan Alat Bantu Pernapasan Untuk Korban Karhutla
Pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalsel Terkendala Minim Akses dan Air
Banyak Flora dan Fauna Mati Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalteng

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.