Pakai Atribut Polisi untuk Kawal Ambulans, Pengendara Motor Ditangkap di Puncak

Pakai Atribut Polisi untuk Kawal Ambulans, Pengendara Motor Ditangkap di Puncak
Pemotor yang kenakan atribut polisi di Puncak. ©2022 Merdeka.com/Istimewa
NEWS | 13 Mei 2022 04:00 Reporter : Rasyid Ali

Merdeka.com - Seorang pengendara berinisial H ditangkap di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor karena kedapatan menggunakan atribut kepolisian. Polisi gadungan itu pun harus berurusan dengan polisi sungguhan di Mapolres Bogor, Kamis (12/5).

Kasat Lantas Polres Bogor AKP Dicky Pranata menjelaskan, H ditangkap saat melintas menuju kawasan Puncak, Kamis (12/5) pagi. Ketika itu dia mengenakan jaket bertuliskan polisi, namun menggunakan sepeda motor dengan pelat nomor sipil.

"Kami berhentikan, dipanggil oleh petugas kami. Kami tanya anggota mana, karena nggak ada yang kenal, mencurigakan dan mengaku dari Polresta Bogor Kota," kata Dicky.

2 dari 2 halaman

Beralasan Tidak Bawa KTA

Namun, ketika ditanya mengenai Kartu Tanda Anggota (KTA), lelaki tersebut berkelit dengan beralasan tidak membawanya. Petugas pun semakin curiga dan membawa H ke Pos Polisi Simpang Gadog untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku merupakan mahasiswa dari salah satu universitas di Bogor. Motif H menggunakan atribut polisi untuk mengawal mobil ambulans.

"Katanya untuk mengawal ambulans. Belum ada indikasi melakukan penilangan. Untuk pengawalan sering, kami lihat dia cukup aktif di grup-grup relawan, relawan ambulans gitu. Cuma kesalahannya menggunakan atribut polisi," jelas Dicky. (mdk/yan)

Baca juga:
Modus Penculik Anak di Jaksel: Jadi Aparat Gadungan Tegur Korban Tak Bermasker
Viral Video Polisi Peras Sopir Rp24 Juta di Grobogan, Begini Penjelasan Polisi
VIDEO: Bambang Lagi Santuy Diciduk, Komplotan Polisi Gadungan Bonyok Disikat Massa
3 Polisi Gadungan Dikeroyok Warga, Korban Dimintai Rp100 Juta atas Tuduhan Narkoba
VIDEO: Polantas Gadungan Diciduk, Polisi Sita 15 STNK Milik Korban
Pria Gebrak dan Adang Ambulans Ngaku Polisi, Ternyata Ini Profesi Sebenarnya

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini