Pakar: Selama Efikasi Vaksin di Atas 50 persen, Masih Bisa Menekan Dampak Covid-19

Pakar: Selama Efikasi Vaksin di Atas 50 persen, Masih Bisa Menekan Dampak Covid-19
vaksin. ©2020 Merdeka.com/freepik
NEWS | 23 September 2021 16:12 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Guru Besar Ilmu Mikrobiologi Klinik Universitas Indonesia, Profesor Amin Soebandrio mengatakan, vaksinasi masih menjadi upaya terakhir dan penting dalam menekan penularan Covid-19. Kendati dalam penelitian yang berkesinambungan di Indonesia ataupun negara-negara lain, efikasi berbagai vaksin mengalami penurunan.

Dia menjelaskan, penurunan persentase efikasi vaksin diakibatkan mutasi virus Corona.

"Vaksin Covid-19 yang saat ini sedang dalam pengembangan atau telah disetujui diharapkan dapat memberikan setidaknya beberapa perlindungan terhadap varian virus baru," jelasnya dalam webinar, Kamis (23/9).

Mantan Kepala Pusat Riset Lembaga Biologi Molekuler Eijkman itu menerangkan, penurunan persentase efikasi pada vaksin saat ini seharusnya tidak membuatnya menjadi tidak efektif sama sekali.

Merujuk pada pedoman dari organisasi kesehatan dunia World Health Organization (WHO), selama persentase efikasi vaksin masih di atas 50 persen, vaksin masih dapat digunakan.

"Walau terdapat penurunan efikasi 10-20 persen tapi belum menyebabkan efikasi turun di bawah 50 persen. Sementara ini pedomannya WHO selama efikasi vaksin masih di atas 50 persen itu masih bisa dipergunakan," tandas Amin.

(mdk/fik)

Baca juga:
Siapkan 'Rumah Sehat', Pemkot Medan Kembali Buka Sentra Vaksinasi Massal
Jokowi Ingatkan Pelajar Jaga Prokes saat Belajar Tatap Muka, Terutama Pakai Masker
Bupati Bogor Gandeng Ulama Kejar 70 Persen Vaksinasi sampai Akhir Tahun
Dukung Program Pemerintah, Gajah Tunggal Gelar Vaksinasi Covid-19
Kemenkes Prioritaskan Vaksin Sinovac untuk Penyuntikan Dosis Kedua di Akhir Oktober
Wapres Sebut Vaksinasi Covid-19 Terhadap Lansia Masih Jadi Prioritas
Jokowi Tinjau Vaksinasi Door to Door BIN di Kampung Nelayan Cilacap

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami