Pamit Menonton Sepak Bola, Remaja 16 Tahun di Tangerang Tewas Dikeroyok

PERISTIWA | 22 November 2019 21:05 Reporter : Kirom

Merdeka.com - Remaja usia 16 tahun, Suhendi meregang nyawa setelah dikeroyok di wilayah Bulakan, Pasarkemis, Kabupaten Tangerang, Jumat (22/11). Peristiwa itu terjadi saat dia hendak menonton pertandingan semifinal Liga 2 yang mempertemukan Persita Tangerang dengan Sriwijaya FC.

Dia tewas dengan sejumlah luka sabetan senjata tajam pada bagian perut dan punggung. Paman korban, Aam Amsyah kaget mengetahui keponakannya tewas saat pergi menyaksikan pertandingan sepak bola.

"Saya dapat kabar pukul setengah lima sore, dibilang keponakan saya ini dikeroyok dan meninggal," terangnya di ruang pemulasaran Jenazah RSUD Tangerang, Jumat (22/11).

Dia juga tidak mengetahui secara detail penyebab dan kronologi keponakannya dikeroyok hingga tewas.

"Rinci kejadiannya belum tahu, ini keponakan saya masih di kamar jenazah," ucapnya.

1 dari 1 halaman

Luka Bacok

Berdasarkan cerita rekan-rekan korban, Suhendi sempat dibawa ke RS Sari Asih Tangerang. Namun nyawa korban sudah tidak dapat ditolong.

"Jelasnya tidak paham banget, kalau tidak salah tahu-tahu keponakan saya sudah tergeletak di jalanan dengan tubuh luka bacok. Dia mau nobar bersama kedua temannya. Sampai kejadian tidak ada temannya," kata Aam.

Sampai saat ini, belum ada keterangan resmi Polisi, terkait tewasnya Suhendi dengan luka menganga akibat senjata tajam. (mdk/noe)

Baca juga:
Para Terdakwa Penganiayaan Suporter Persija Divonis Berbeda
7 Terdakwa Pengeroyok Haringga Sirla Keberatan Ada Pelaku Lain Masih Bebas
7 Penganiaya Haringga Diganjar Hukuman Lebih Dari 5 Tahun Bui
The Jak nangis Saat Haringga Dikeroyok Bobotoh: Mau Bantu Tapi Konyol
2 Pelajar SMA Jadi Tersangka Pelemparan Batu yang Tewaskan Suporter PSS Sleman
7 Terduga Pelaku Pelemparan Batu yang Tewaskan Suporter PSS Sleman Dibekuk