Pandemi Covid-19 Belum Usai, Muktamar Muhammadiyah ke-48 Ditunda Hingga 2021

Pandemi Covid-19 Belum Usai, Muktamar Muhammadiyah ke-48 Ditunda Hingga 2021
PERISTIWA | 13 Juli 2020 16:59 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah yang sedianya digelar di Kota Solo kembali mengalami penundaan. Muktamar yang seharusnya sudah berlangsung 1 hingga 5 Juli lalu diundur pada 24-27 Desember 2020.

Namun karena pandemi Covid-19 belum menunjukkan perbaikan, pelaksanaannya kembali ditunda hingga setahun ke depan atau Juli 2021.

"Sudah ada keputusan dari pimpinan pusat jika muktamar diundur Juli tahun depan. Pimpinan Pusat Muhammadiyah tengah menyiapkan payung hukum terkait pengunduran acara tersebut," kata Ketua Panitia Penerimaan Peserta Muktamar Muhammadiyah ke-48, Prof Sofyan Anif di Solo, Senin (13/7).

Guna menyiapkan payung hukum tersebut, pada hari Minggu (19/7) mendatang, akan dilakukan sidang tanwir. Pimpinan pusat dan daerah serta panitia muktamar akan dilibatkan dalam pembahasan payung hukum tersebut.

"Prediksi saya ada pengunduran masa jabatan pimpinan pusat Muhammadiyah," jelasnya.

1 dari 1 halaman

Terkait pembangunan Edutorium UMS yang akan digunakan sebagai lokasi muktamar ditargetkan selesai pada akhir September 2020. Gedung yang sebelumnya ditargetkan selesai pada Juni 2020 tersebut diharapkan bisa menampung ribuan peserta muktamar.

"Pembangunan Edutorium mundur 100 hari lagi sehingga ditargetkan selesai September mendatang," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Edutorium UMS dibangun dengan arsitektur gedung mirip dengan Allianz Arena, kandang klub sepak bola Bayern Munich di Munich, Jerman. Gedung tersebut menempati lahan di Edupark, kompleks UMS, Jalan Adi Sucipto, Solo dan mampu menampung 10 ribu hingga 12 ribu orang.

"Untuk peserta muktamar diperkirakan akan berkurang karena dengan adanya penundaan hingga tahun depan maka akan dilakukan juga penyederhanaan pelaksanaan muktamar," tutup Sofyan. (mdk/fik)

Baca juga:
PP Muhammadiyah Anjurkan Salat Idul Adha Tetap di Rumah
PP Muhammadiyah Apresiasi Keputusan Pemerintah Tunda Pembahasan RUU HIP
CEK FAKTA: Hoaks Tulisan Mencatut Nama Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Soal RUU HIP
Sekum Muhammadiyah: Kaum Elite Harus Berpihak Pada Kaum Alit
Muhammadiyah Sebut Secara Syariah Pembatalan Haji 2020 Tak Melanggar
Buya Syafii: Bicara Pemakzulan Saat Pandemi Corona Menambah Beban Rakyat

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami