Pangdam Jaya: Skenario Terburuk Kasus Corona di DKI Bisa Mencapai 8.000 Orang

Pangdam Jaya: Skenario Terburuk Kasus Corona di DKI Bisa Mencapai 8.000 Orang
PERISTIWA | 26 Maret 2020 11:19 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Pangdam Jaya Mayjen Eko Margiyono menjelaskan hasil simulasi forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompimda) wilayah DKI Jakarta paling banyak terpapar virus corona. Dia menjelaskan skenario paling buruk kasus positif virus tersebut bisa mencapai 8.000 orang.

"Dari hasil simulasi forkompimda DKI karena daerah Jakarta paling banyak terpapar virus ini skenario terburuk adalah bisa mencapai 6.000 sampai 8.000 orang positif," kata Eko dalam siaran telekonference di BNPB, Jakarta, Kamis (26/3).

Oleh sebab itu, pemerintah mendirikan Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet untuk sebagai antisipasi. Dia menjelaskan rumah sakit tersebut adalah bagian gabungan dari Kementerian Sosial, Kementerian PUPR, Kementerian BUMN, TNI, Polri hingga Relawan.

Diketahui, dari data Dinas Kesehatan DKI saat ini terdapat kasus positif yaitu 472. Rinciannya 290 dirawat, 27 sembuh, 43 meninggal, serta yang mendapatkan isolasi mandiri yaitu 112 orang. (mdk/ray)

Baca juga:
Data Kemlu: 87 WNI Positif Corona di 14 Negara, 10 WNI Dinyatakan Sembuh
Pangdam Jaya Minta Hentikan Hoaks Terkait RS Darurat Wisma Atlet
DPR akan Gelar Paripurna Buka Masa Sidang di Tengah Pandemi Virus Corona
Jumlah ODP Virus Corona di Sultra Membengkak Menjadi 2.289 Orang
Pemda DIY Jelaskan Penyebab Kasus Positif Virus Corona Melonjak Jadi 18 Orang

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami