Panglima puas Tim TNI 'paksa' negara lain beri hormat Merah Putih

PERISTIWA | 15 Desember 2016 12:14 Reporter : Ramadhian Fadillah

Merdeka.com - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyatakan rasa bangga dengan prestasi Tim Petembak Kontingen TNI AD yang telah meraih Juara Umum di Lomba Tembak AARM (ASEAN Armies Rifle Meet) ke-26 tahun 2016 di Filipina. Apalagi para prajurit itu menggunakan senapan buatan PT Pindad.

"Orang lain pernah juara tetapi tidak menggunakan produknya sendiri, kalian meraih juara dengan produk bangsa sendiri, produk Pindad," kata Jenderal Gatot.

Gatot mengatakan prajurit TNI AD tersebut ikut mempromosikan produk Indonesia. Kemenangan di ajang lomba tembak sudah jadi bukti produk PT Pindad jaminan mutu.

"Kalian latihan siang malam, sehingga berhasil meraih 11 kali Juara Umum selama mengikuti 26 kali event kejuaraan lomba tembak, sungguh luar biasa," ucapnya.

"Kalian juga sudah berhasil membuat tentara-tentara negara ASEAN untuk berdiri tegak, menghormati sang Merah Putih. Satu lagi yang saya banggakan bahwa, kalian berhasil keluar sebagai juara umum dengan menggunakan senjata produk bangsa sendiri," ujar Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Menurut Panglima TNI, seorang prajurit yang memiliki semangat juang tinggi adalah prajurit-prajurit yang memiliki darah patriot, yang tak akan pernah rela bila bangsa dan negaranya tidak disegani dalam kancah percaturan dunia.

Namun Gatot meminta prajurit jangan terlena dengan prestasi ini. "Segera evaluasi untuk bisa meningkatkan lagi prestasi, jangan pernah cepat puas, karena lawan-lawan pun pasti akan mengevaluasi untuk lomba tahun depan," pungkasnya.

Tim Petembak Kontingen TNI AD dengan Komandan Tim Mayor Inf Wimoko dan Wakil Komandan Kapten Inf Abraham Pandjahitan dari Kopassus berjumlah 61 orang, terdiri dari 37 orang petembak dan 24 orang pendukung, berhasil memperoleh 21 Emas, 15 Perak, 14 Perunggu dan 6 Trophy dengan menggunakan senjata SS2-V2 HB (Kelas Karaben) dan SS2-V4 (Kelas Senapan).

Para petembak tersebut berasal dari berbagai kesatuan Angkatan Darat, yaitu Kopassus 24 orang, Kostrad 7 orang, Kodam II/Sriwijaya 3 orang, Kodam III/Siliwangi, Kodam XII/ Mulawarman dan Kodam XVI/Pattimura masing-masing 1 orang. Sedangkan materi kelas menembak yang dipertandingkan yaitu, Menembak Pistol Putra dan Putri, Menembak Senapan, Karaben dan Senapan Otomatis.

Baca juga:

Petembak TNI AD berlaga di Filipina, rebut 13 medali emas

Perolehan emas bertambah, TNI AD berpotensi jadi juara umum

Fakta-fakta TNI juara tembak, bungkam Filipina dan Thailand

Melatih konsentrasi di kompetisi menembak 300 meter di Swiss

Sudah latihan 8 jam sehari, tentara AS tak berkutik lawan TNI

(mdk/ian)