Panglima TNI: Petinggi Kopassus tak terlibat kasus Cebongan

Panglima TNI: Petinggi Kopassus tak terlibat kasus Cebongan
Sidang kasus Lapas Cebongan. ©2013 Merdeka.com/parwito
PERISTIWA | 21 Juni 2013 10:07 Reporter : Saugy Riyandi

Merdeka.com - 12 Anggota Kopassus Grup II Kandang Menjangan, Surakarta, jadi pesakitan karena terlibat penyerbuan Lapas Cebongan yang menewaskan 4 orang tahanan. Namun, komandan para prajurit itu dinyatakan tidak terlibat.

Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono meminta agar tidak ada spekulasi mengenai keterlibatan sejumlah petinggi di Kopassus. Dia meminta agar publik mengikuti jalannya persidangan.

"Ya kalau tidak terlibat kenapa disentuh-sentuh, mari kita ikuti proses persidangan jangan sampai kita membuat perkiraan sendiri-sendiri yang seolah-olah atasannya pun terlibat, belum tentu," kata Agus, Jumat (21/6).

"Ikuti saja prosesnya jangan sampai juga pendapat-pendapat kita membuat pressing terhadap hakim, jangan," tambahnya.

Agus menjamin pihaknya tidak akan melakukan intervensi selama persidangan berjalan. Dia juga berharap agar majelis hakim yang menangani kasus ini bisa memberikan putusan seadil-adilnya.

"Persidangan ini dengan sebaik-baiknya agar proses tersebut bisa dilaksanakan secara benar, tanpa ada intervensi, tanpa ada pengaruh sehingga hakim bisa memutuskan tanpa ada intervensi dan bisa memenuhi keadilan bagi masyarakat," tuturnya.

Mengenai ancaman hukuman mati terhadap sejumlah terdakwa, Agus tidak membantah jika penyerbuan itu direncanakan. "Terencana pada tataran pelaksana di bawah, itu saja yang perlu diketahui. Jadi orang mau bergerak, bapak dari kantor mau ke sini pakai rencana enggak, terencana enggak namanya. Ya itulah sama," katanya.

Untuk mengantisipasi agar kejadian tak terulang, Agus meminta agar setiap prajurit lebih bisa menahan diri, tidak main hakim sendiri. Sanksi tegas kepada prajurit yang terlibat kejahatan juga diberlakukan tanpa pandang bulu.

"Ya tentu sebenarnya kan semua pencegahan itu sudah kita lakukan, tinggal prajuritnya memahami permasalahan itu. Kita tekankan terus," tandasnya. (mdk/did)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami