Panglima TNI Tinjau Latihan Gabungan di Situbondo: Tingkat Profesionalisme Prajurit

PERISTIWA | 11 September 2019 18:41 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau langsung Pos Tinjau T12 Pusat Latihan Tempur Marinir Asembagus, Situbondo, Jawa Timur. Panglima hadir didampingi tiga kepala staf angkatan, yakni KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa, KSAL Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, dan KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna.

Berdasarkan pantauan merdeka.com, Hadi bersama rombongan turun dari bus sekitar pukul 13.45 WIB di lokasi. Dirinya langsung meninjau segala persiapan dalam latihan ini yang mengangkat sandi 'Dharma Yudha'. Kata Hadi, ribuan personel gabungan dari tiga Matra, Angkatan Laut (AL), Angkatan Darat (AD), dan Angkatan Udara (AU).

"Personel yang terlibat 12.500 personel dari tiga matra, hampir seluruh alutsista, tidak semua kurang lebih 1 per 3 alutsista yang dimiliki TNI semua terlibat dalam latihan Dharma Yudha 2019," katanya di lokasi, Rabu (11/9).

Kata Hadi, tujuan dari latihan gabungan TNI 2019 adalah meningkatkan profesionalisme prajurit dan kesiapsiagaan prajurit. Sehingga, apabila para prajurit dan seluruh sistemnya diperlukan dalam melaksanakan operasi semuanya sudah siap dan sangat profesional apabila melakukan kegiatan-kegiatan operasi di lapangan

"Namun tetap kita evaluasi temuan-temuan di lapangan, karena setiap latihan kita memerlukan kajian dan tentunya adalah untuk memperbaiki doktrin-doktrin yang sudah kita miliki. Masing-masing angkatan juga mengkaji apa yang perlu diperbaiki dari hasil evaluasi kegiatan di lapangan yang dilaksanakan pada latihan gabungan 2019," katanya.

"Targetnya adalah meningkatkan profesionalisme prajurit ketiga Matra dan meningkatkan kemampuan inter operability ketiga Matra, karena untuk menyambung kemampuan-kemampuan itu perlu latihan," sambungnya.

Dengan adanya latihan ini, Hadi berpesan agar seluruh prajurit TNI dapat menjaga dan mempertahankan NKRI.

"Pesan saya tetap tunjukkan semangat untuk meningkatkan profesionalisme prajurit dan siap melaksanakan tugas apabila sewaktu-waktu diperintahkan," pungkasnya.

Baca juga:
Wiranto Sarankan TNI-Polri Punya Anak Asuh Mahasiswa Papua
Tidak Hanya Jaga Tapal Batas, Sertu Haris Jadi Guru Ngaji Anak di Perbatasan
Menhan: Banyak yang Suruh-suruh Tentara Pulang, Ini Apa Maksudnya?
Satu Lagi Jenderal Putra Papua Tempati Posisi Strategis di TNI
Ini Cara Pemerintah Jokowi Tangani Kerusuhan Papua
Wiranto Apresiasi Pangdam Cenderawasih Kini Diisi Putra Asli Papua
Ini Sosok 2 Jenderal Putra Asli Papua Jadi Pangdam Cendrawasih & Kasuari

(mdk/lia)