Panitia Acara Habib Rizieq di Megamendung Kembali Mangkir Panggilan Polda Jabar

Panitia Acara Habib Rizieq di Megamendung Kembali Mangkir Panggilan Polda Jabar
PERISTIWA | 24 November 2020 18:07 Reporter : Aksara Bebey

Merdeka.com - Ditreskrimum Polda Jabar merampungkan pemeriksaan kasus kerumunan di Megamendung. Lagi-lagi pihak panitia penyelenggara tidak hadir memenuhi panggilan tanpa keterangan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes CH Pattopoi menjelaskan ada lima orang diminta datang untuk memberikan keterangan pada Selasa (24/11).

Mereka adalah Ketua RW, dari unsur Satpol PP Kabupaten Bogor, Puskesmas dan dua orang dari unsur panitia acara yang juga anggota Front Pembela Islam (FPI).

Namun, dari pihak penyelenggara tidak datang kr Mapolda Jabar. Sisanya, memenuhi panggilan dan memberikan keterangan pada penyidik sekira lima jam di Gedung Ditreskrimum.

"(Pihak dari panitia acara yang juga anggota FPI) Tidak hadir dan tidak ada keterangan," ucap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes CH Pattopoi, melalui pesan singkat.

Sementara itu, Kabid Penertiban Umum Satpol PP Kabupaten Bogor, Teguh Sugiarto mengaku mendapat 37 pertanyaan. Namun, semuanya bersifat tindak lanjut dari pemeriksaan terhadap Sekda Kabupaten Bogor dan Kasatpol PP Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu.

"Saya hanya menambahkan klarifikasi kegiatan acara. Kayaknya cukup (tidak akan ada pemanggilan lagi). Tadi 37 pertanyaan," kata dia usai menjalani pemeriksaan.

Disinggung mengenai adanya pelanggaran, ia mengaku masalah itu akan menjadi bahasan di Gugus Tugas. Namun, ia memastikan acara yang dihadiri Rizieq Syihab yang menimbulkan kerumunan ribuan orang tidak berizin.

"Yang jelas kami tidak memberi izin. Kalau (kepastian) melanggar itu nanti dibahas gugus tugas Kabupaten Bogor," pungkasnya.

Diketahui, pemeriksaan ini adalah lanjutan pemeriksaan pada Jumat (20/11/2020) lalu. Saat itu, sejumlah orang memenuhi panggilan, yakni Alwasyah Sudarman (Kades sukagalih Megamendung), Endi Rismawan (Camat Megamendung), Agus Ridallah (Kasatpol PP Pemda Bogor), Kusnadi (Kades Kuta), Marno (Ketua Rt 1), Burhanudin (Sekda Bogor ) dan Aiptu Dadang Sugiana (Babinkamtibmas).

Sedangkan Bupati Bogor, Ade Yasin, Ketua RW, Agus tidak datang karena alasan kesehatan. Sementara panitia yang juga anggota Front Pembela Islam (FPI), Habib Muchsin Alatas tidak hadir tanpa alasan. (mdk/rhm)

Baca juga:
Dipicu Pencabutan Spanduk, Aksi Penolakan Rizieq di Surabaya Berakhir Bentrok
Polri Tanggapi Anak Rizieq Mangkir Diperiksa: Kalau Tak Klarifikasi Rugi Sendiri
Aksi Penolakan Rizieq di Surabaya, Nikita Mirzani Dijadikan Simbol Perlawanan
Sempat Mangkir, Panitia Acara Rizieq di Megamendung Kembali Dipanggil Polda Jabar
Kerumunan di Hajatan Rizieq Syihab, Polisi Rapat Internal usai Periksa Pemprov DKI
Wagub DKI Minta Kerja Sama Warga Saat Rumah Rizieq Syihab Disemprot Disinfektan

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami