Panitia Soal Perayaan Sederhana Imlek di Makassar: Terpenting Sakral dan Maknanya

PERISTIWA » MAKASSAR | 25 Januari 2020 10:33 Reporter : Salviah Ika Padmasari

Merdeka.com - Perayaan malam tahun baru Imlek di Makassar lebih sederhana dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tahun lalu, beragam acara digelar seperti pertunjukan budaya di kawasan Pecinan Jl Sulawesi, namun tahun ini terlihat sepi.

Kini, kawasan itu hanya dipercantik dengan lampion berwarna warni. Hingga pukul 22.00 Wita, tidak ada hiburan apapun.

Padahal biasanya, suasana Pecinan sudah mulai ramai sejak sore hari. Tidak hanya warga Tionghoa, masyarakat umum juga berkumpul di lorong-lorong jalan ingin menyaksikan pertunjukan budaya yang ditampilkan.

Selain itu, suasana di Klenteng Ibu Agung, Jalan Sulawesi juga terlihat sepi. Tidak ada hiruk pikuk kegembiraan. Padahal panitia di Klenteng itu menyuguhkan sajian atraksi yang mengkolaborasikan budaya lokal dan budaya Tionghoa seperti permainan marraga atau permainan yang memperlihatkan ketangkasan pemainnya memainkan bola takraw, seni tanjidor dan aksi barongsai.

Seksi biro kerohanian Klenteng Ibu Agung, Pandita Madya Hemajayo, saat ditemui mengatakan, di perayaan Imlek tahun-tahun sebelumnya, semua dewa dikeluarkan untuk diarak. Tahun ini, tradisi itu tidak ada.

"Iya. Sebenarnya Pemkot Makassar ada wacana mau lakukan pameran atau pagelaran budaya tapi klenteng-klenteng yang ada di Makassar tidak siap. Mungkin mereka hati-hati agar tidak memancing suasana yang tidak kondusif," ujarnya.

Menurutnya, pascapilpres tahun 2019 lalu, suasana politik masih sedikit panas. Namun demikian dia berharap pada Imlek tahun ini membuat seluruh anak bangsa bersatu menjadi NKRI.

"Tinggalkan dulu kemewahan, tidak usah kelihatan ekslusif, eforia. Rayakan Imlek ini sesederhana mungkin. Yang penting adalah suasana sakral dan maknanya," jelasnya. (mdk/lia)

Baca juga:
Menjaga Keberagaman Beragama di Jember Saat Tahun Baru Imlek
Klenteng TITD Pay Lien San, Potret Toleransi Umat Beragama di Jember
Narapidana di Bangka Belitung Penerima Remisi Imlek 2020 Terbanyak
Pedagang Burung Pipit dan Bunga Raup Untung Berlipat di Hari Imlek
Libur Tahun Baru Imlek, Penumpang PT KAI Naik 7 Persen

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.