Pansel Capim KPK Tanggapi Tudingan Konflik Kepentingan Sebagai Masukan

PERISTIWA | 26 Agustus 2019 15:52 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Al-Araf, anggota Pansel Capim KPK, menanggapi suara dari teman Koalisi Kawal Capim KPK, khususnya yang dirilis oleh Ketua YLBHI Asfinawati terkait dugaan tiga panitia seleksi calon pimpinan KPK atau Pansel Capim KPK yang diduga terlibat konflik kepentingan dengan 20 peserta Capim KPK.

"Kami terima semua masukan dari mana pun sebagai dinamika Pansel, lembaga tak bisa bekerja kalau tidak ada dukungan masyarakat," kata pria karib disapa Al saat ditemui di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Senin (26/8).

Diketahui tiga Pansel disebut adalah, Indriyanto Seno Adji, Hendardi, dan Ketua Pansel Yenti Garnasih. Asfina menduga dari rekam jejak mereka, kuat kaitannya mereka dengan institusi kepolisian.

Namun begitu, Yenti sendiri telah tegas membantah kalau dirinya bukan seperti apa yang ditudingkan. Dia mengklaim bersih dari konflik kepentingan mana pun, dengan institusi apa pun.

"Clear saya bukan penasehat ahli polri bukan staf ahli Kabareskrim, bukan staf ahli Kalemdikpol, saya hanya pengajar dan mengajar itu dimana-mana. Paling banyak di Kejaksaan, apakah itu sesuatu merisaukan?" kritik dia.

Senada, ditegakkan, Hendardi tiap langkah Pansel KPK terlalu dikaitkan dengan segala dugaan konflik kepentingan. Namun dia meyakini Pansel akan bekerja sebaik dan seprofesional mungkin.

Reporter: Muhammad Radityo

Baca juga:
Pengacara Emirsyah Satar Jadi Panelis Uji Publik 20 Capim KPK
20 Capim KPK Jalani Tes Kesehatan di RSPAD Gatot Subroto
20 Capim KPK Jalani Tes Kesehatan di RSPAD, Hasilnya Diserahkan ke Pansel Sore Ini
PBNU Ingatkan Pansel Pilih Pimpinan KPK Berintegritas dan Memiliki Reputasi Baik
Pansel Capim KPK Bantah Punya Konflik Kepentingan dengan Polri
VIDEO: Publik Persoalkan 'Kedekatan' Pansel Capim KPK dengan Polri

(mdk/rhm)