Pasar Legi Solo terbakar, ratusan pedagang berhamburan

PERISTIWA | 29 Oktober 2018 17:50 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Pasar Legi, yang ada di Jalan Slamet Parman, Setabelan, Banjarsari, Solo, Senin (29/10) sore terbakar. Api terus menjalar dan membakar pasar induk di Kota Solo itu. Ratusan pedagang dan pengunjung terus berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.

Pantauan merdeka.com di lokasi, sejumlah mobil pemadam kebakaran terus menyemprotkan air ke arah api di lantai dua. Namun embusan angin yang cukup kencang, membuat api terus membesar hingga ke bagian depan toko.

"Tadi saya lihat asap di lantai dua, sekitar pukul 16.50 WIB, kemudian muncul api dan semakin membesar. Kemudian pedagang pada lari keluar dan berteriak kebakaran," ujar Amir, salah satu pedagang sayur di luar pasar.

Hingga saat ini, petugas pemadam kebakaran masih terus berusaha memadamkan api. Ratusan warga juga memadati jalan-jalan di sekitar pasar untuk menyaksikan peristiwa tersebut.

Pasar Legi Solo terbakar ©2018 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Pasar Legi didirikan pada masa pemerintahan KGPAA Mangkunegara I, merupakan pasar tradisional terbesar di Kota Solo. Pada tahun 1936, Pasar Legi dibangun menjadi lebih modern oleh KGPAA Mangkunegara VII (1916 – 1944), dan baru direnovasi lagi pada tahun 1992, hingga menjadi pasar seperti sekarang ini.

Pemerintah Kota Solo bersama Kementerian Perdagangan, berencana merevitalisasi pasar yang menjadi tempat kulakan pedagang se eks Karesidenan Surakarta dan sekitarnya tersebut dalam waktu dekat. Saat bulan puasa lalu Wali Kota Solo F.X Hadi Rudyatmo dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita telah meninjau pasar tersebut. Namun rencana tersebut selalu tertunda akibat belum adanya lahan untuk pasar darurat.

Baca juga:
52 Kios di pasar Skouw Muara Tami terbakar, 2 orang diamankan
Petani di Banyuasin tewas terbakar, diduga saat bakar lahan sendirian
TPA Putri Cempo Solo terbakar, pembangunan PLTS jalan terus
Siang bolong, api lahap 6 rumah warga di Samarinda hingga ludes
Kebakaran hebat di TPA Putri Cempo Solo, 10 mobil pemadam dikerahkan jinakkan api
Sengketa Karhutla, JJP nilai kesaksian Bambang Hero banyak kejanggalan

(mdk/bal)

TOPIK TERKAIT