Pascabencana Sulteng, Pemerintah Siapkan Dana Bantuan Rekonstruksi Rp1,9 Triliun

PERISTIWA | 8 Oktober 2019 12:48 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengatakan, pemerintahan melalui, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan memberikan bantuan hibah pascabencana di Palu, Sulawesi Tengah. Pemerintah, kata dia, menyiapkan anggaran untuk dana stimulan tersebut sebesar Rp1,9 triliun.

"Pertama, pagi ini ditandatangani bantuan hibah daerah dari Kemenkeu kepada 3 bupati dan satu walikota. Senilai Rp1,9 triliun. Dana ini diharapkan dalam waktu 7 hari kerja sudah masuk ke rekening kas daerah, dan selanjutnya akan ditransfer ke rekening perorangan kepada masyarakat," katanya usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (8/10).

Bantuan tersebut akan dialokasi untuk perbaikan rumah berat, sedang dan riang, dengan biaya yang berbeda-beda. Doni menjelaskan, biaya rumah berat yaitu Rp50 juta, rumah sedang Rp25 juta, dan ringan Rp10 juta.

Bantuan hibah pascabencana Sulawesi Tengah ini, nantinya akan digunakan untuk memperbaiki 85.763 unit rumah. Dengan rincian Kota Palu Rp820.653.280.000, Kab. Sigi Rp568.663.780.000, Kab. Donggala Rp516.780.890.000 dan Kab. Parigi Moutong Rp66.361.850.000.

Sebelumnya pada April 2019, BNPB telah menyalurkan dana hibah luar negeri sebesar Rp235 miliar untuk 4.522 unit rumah rusak berat yang dibangun di lokasi yang sama, yang tersebar di 4 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah.

Setelah penandatanganan perjanjian hibah daerah ini dilaksanakan, penerima hibah yaitu pemerintah daerah harus melengkapi berkas-bekas administrasi dan mematuhi semua persyaratan yang diperlukan agar proses penyaluran dapat terlaksana dan tercapai 100 persen.

"Adapun mekanisme pengelolaan hibah ini menggunakan mekanisme APBD dan pemanfaatannya selama 12 bulan terhitung sejak dana diterima di rekening kas umum," tutup Doni.

Baca juga:
Korban Meninggal Gempa Maluku Bertambah Menjadi 39 Orang
Ini Penyebab Gempa Guncang Maluku Hingga 1.149 Kali
BNPB Catat 1.149 Gempa Susulan Guncang Maluku
BNPB Maluku Catat 6.184 Rumah Warga Rusak Dampak Gempa M 6,5
BNPB: 3 Warga Meninggal Dunia Pascagempa M 6,8 di Maluku
Kalbar dan Kalteng Jadi Penyumbang Titik Panas Terbesar

(mdk/fik)