Pascakerusuhan 19 Desember, Yorrys Sarankan Jokowi Kunjungi Papua

PERISTIWA | 24 Agustus 2019 13:02 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) terpilih asal Papua, Yorrys Raweyai mengungkapkan, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto serta Menkopolhukam Wiranto mendatangi Papua. Kedatangan mereka untuk meninjau keadaan Papua pascakerusuhan 19 Agustus 2019.

Yorrys menuturkan, dalam pertemuan tersebut terdapat tujuh tuntutan masyarakat Sorong dan Manokwari untuk pemerintah. Harapannya Presiden Jokowi hadir ke Papua untuk menurunkan ketegangan di Papua.

"Artinya Presiden harus datang. Kemudian usut tuntas kasus ini," katanya ketika ditemui di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (24/8).

Jika tidak, dia khawatir, akan terjadi aksi yang sama. Bahkan, tidak menutup kemungkinan massa aksi dapat bertindak lebih parah dibandingkan kerusuhan sebelumnya.

"Kalau enggak mereka akan melakukan aksi yang sama seperti itu," tutup Yorrys.

Tujuh Tuntutan Massa

Berikut tujuh tuntutan massa di Sorong saat aksi demo yang berlangsung di lapangan Apel Kantor Wali Kota Sorong pada hari Rabu 21 Agustus 2019.

1. Agar Pemerintah RI segera memulangkan mahasiswa Papua dari Tanah Jawa kembali ke Papua.
2. Mereka juga mendesak agar presiden mewakili segenap Bangsa Indonesia meminta maaf kepada rakyat bangsa Papua.
3. Pemerintah harus segera bubarkan ormas Banser dari negara Republik Indonesia.
4. Negara RI segera tarik militer organik dan nonorganik dari tanah Papua, biarkan 'monyet hidup' sendiri di bangsanya sendiri.
5. Agar Presiden Jokowi memecat oknum anggota TNI yang mengeluarkan statement 'monyet' kepada mahasiswa Papua.
6. Meminta agar Pemerintah RI memberikan kebebasan bagi Papua menentukan nasib sendiri. The right of the self determination for west Papua kepada rakyat Papua.
7. Apabila pemerintah Indonesia tidak mengindahkan pernyataan kami dan melakukan hal yang sama, maka kami akan duduki.

Baca juga:
Anies: Jakarta Rumah Bagi Seluruh Suku Bangsa
Anggota DPR: Perlu Pendekatan Ekonomi dan Keamanan Tuntaskan Masalah Papua
Polda Papua Barat Buru Provokator Pembakaran Gedung Sekretariat MRP
Kapolresta Solo Ajak Dialog Warga Papua Dengan Bahasa Jawa Halus
Mahfud MD Minta Petinggi Negara Terus Turunkan Tensi Gejolak Papua

(mdk/fik)